Event Organizer Tetap Untung di Tengah Perubahan Iklim

- Kamis, 4 November 2021 | 15:08 WIB
Event Organizer alias EO rupanya masih tetap meraup keuntungan di tengah isu dan protes perubahan iklim. Lah, kok bisa? (Pixabay/marcinjozwiak)
Event Organizer alias EO rupanya masih tetap meraup keuntungan di tengah isu dan protes perubahan iklim. Lah, kok bisa? (Pixabay/marcinjozwiak)

Event Organizer alias EO rupanya masih tetap meraup keuntungan di tengah isu dan protes soal perubahan iklim. Lah, kok bisa?

Media dalam beberapa hari terakhir memberitakan danau besar di Turki mengering dan terjadi badai es di Bolivia. Dua peristiwa tak lazim itu langsung atau tidak langsung dinilai akibat suhu bumi yang semakin panas.

Dampak peningkatan suhu bertahun-tahun dibahas secara ilmiah dan politis dengan kesimpulan.. sangat membahayakan. Umat manusia bisa kehilangan nyawa karena kepanasan. Kebakaran hutan. Kurang makan gara-gara panen merosot. Makin miskin lantaran pada saat bersamaan terjadi pandemi.

Peningkatan panas bumi juga menyebabkan puluhan ribu ton es di kutub mencair hingga permukaan air laut naik. Daerah-daerah  atau kota-kota di tepi pantai kebanjiran. Pulau -pulau kecil lenyap.

Musim juga sulit diramalkan kedatangannya. Pedagang bandrek kecewa sebab yang datang bukannya musim hujan, tetapi musim panas berkepanjangan. 

India-China diramalkan konflik bukan karena masalah perbatasan, tetapi akibat air. Bangladesh mengecam India karena kekurangan air setelah India mengalihkan air sungai ke lahan-lahan pertaniannya.

Buku The Uninhabitable Earth karya David Wallace-Wells sangat baik untuk memahami asal muasal pemanasan global. Wells, wartawan, dengan bawel menjelaskan semuanya termasuk mencantumkan publikasi yang mengulas dampak pemanasan global, seperti kebakaran hutan dan lahan gambut di Indonesia.

Kebakaran hutan disebut bisa terjadi karena El Nino namun juga akibat jalan pintas. Perusahaan-perusahaan perlu cara cepat dan hemat biaya. 

Gas Rumah Kaca

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peran Guru Mewujudkan Sumedang Simpati

Rabu, 18 Mei 2022 | 14:40 WIB

Mengelola Nilai Kebijaksanaan

Senin, 16 Mei 2022 | 19:37 WIB

Juara Liga 1 Musim Ini Harga Mati untuk Persib!

Jumat, 13 Mei 2022 | 11:08 WIB

China Belajar dari Perang di Ukraina

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:31 WIB

Misteri Uga Bandung dan Banjir Dayeuh Kolot

Senin, 9 Mei 2022 | 12:02 WIB

Penduduk Cicalengka Tahun 1845 dan 1867

Jumat, 6 Mei 2022 | 19:10 WIB
X