Jadilah Generasi Pelurus, Bukan Penerus!

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:28 WIB
Hai para pemuda, kamu adalah generasi pelurus, bukan generasi penerus. Sebab jika kamu sebagai generasi penerus, maka makin memburuk. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Hai para pemuda, kamu adalah generasi pelurus, bukan generasi penerus. Sebab jika kamu sebagai generasi penerus, maka makin memburuk. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Hai para pemuda, kamu adalah generasi pelurus, bukan generasi penerus. Sebab jika kamu sebagai generasi penerus, maka makin banyak kesalahan yang terjadi.

Perbuatan-perbuatan salah namun dianggap benar oleh masyarakat akan makin meluas dan awan hitam akan memayungi negeri yang sudah merdeka 76 tahun lalu.

Terlebih jika perbuatan salah tersebut dianggap benar dan menjadi sebuah kewajaran dalam napas kehidupan masyarakat negara kepulauan yang  memiliki banyak suku bangsa ini.

Kesalahan itu misalnya di bidang lingkungan seperti yang dikatakan Pegiat Lingkungan Sumedang, Asep Riyadi, kasus kerusakan lingkungan pasca terjadinya bencana Longsor pada Sabtu 9 Januari 2021 lalu  di Dusun Bojong Kondang Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung, yang mengakibatkan puluhan orang jadi korban harus menjadi perhatian serius.

Ia meminta aparat penegak hukum, Bupati Sumedang dan Anggota DPRD Kabupaten Sumedang serta para pejabat terkait harus bertindak tegas dalam menyikapi persoalan tersebut. Pasalnya bencana longsor terjadi adalah karena kerusakan lingkungan yang disebabkan ulah manusia, seperti yang dikutip dari rri.co.id (19/03/2021).

Kemudian kalau kita mengunjungi website KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi terlihat kasus-kasus korupsi dan sejenisnya makin banyak yang terjadi dengan jumlah nominal uang yang spektakuler.

Secara sosial dan ekonomi para pelaku korupsi sebenarnya sudah berada dijajaran masyarakat yang memiliki jabatan dan penghasilan mentereng, namun tidak mengurangi jumlah perilaku korupsi yang malah makin banyak.

Padahal jabatan dan penghasilannya sudah bisa mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak.

Perilaku salah lainnya juga makin bertambah banyak bermunculan seperti yang diberitakan berbagai media massa, misalnya orang yang melakukan pencabulan, perjudian, penipuan dan narkoba. Perilaku-perilaku salah tersebut tentu saja tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di negeri ini. Sehingga perilaku salah bisa menjadi monster yang terus menggerogoti  tubuh Indonesia tercinta ini.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pendidikan Islam Melahirkan SDM Unggul dan Berkualitas

Selasa, 7 Desember 2021 | 15:24 WIB

Stereotip Kesetaraan Gender Perempuan

Senin, 6 Desember 2021 | 12:43 WIB

Lezatnya Nasi Ayam, Nasi Liwet Wong Semarang

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:09 WIB

Menguak Problem Mendasar Upah Buruh dan Solusinya

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:18 WIB

Kisah Barsisha dan Ajaran Berharga tentang Aib Manusia

Senin, 29 November 2021 | 16:55 WIB

Peluang Iran untuk Sedikit Bernapas

Senin, 29 November 2021 | 15:17 WIB

Diversifikasi Prestasi Olahraga Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 08:30 WIB
X