Mengambil Foto di Terowongan Lampegan Sama dengan Bunuh Diri

- Senin, 18 Oktober 2021 | 14:39 WIB
Berfoto di terowongan Lampegan tidak mengindahkan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Itulah kenapa ada plang larangan. (Dok. Penulis)
Berfoto di terowongan Lampegan tidak mengindahkan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Itulah kenapa ada plang larangan. (Dok. Penulis)

Berfoto di terowongan Lampegan tidak mengindahkan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Itulah kenapa ada plang larangan.

Untuk menjangkau tujuan tertentu, tak ada salahnya kalau kita sekali-kali mencoba rute yang sedikit berbeda. Mengambil atau menempuh rute yang berbeda selain bagus untuk kesehatan otak, juga memberi peluang bagi kita untuk melihat dan mengalami hal-hal baru. 

Sudah beberapa kali saya menyambangi Sukabumi.  Selama ini, untuk menjangkau Kota Mochi itu saya biasa menggunakan rute mainstream, yakni rute bus AKDP (antarkota dalam provinsi).

Namun, awal Oktober lalu, saya iseng mencoba jalur nonmainstream untuk mencapai Sukabumi. Jalurnya sedikit memutar, kukurilingan, naik-turun gunung.

Kalau biasanya setelah kawasan Pasir Hayam, Cianjur, saya lurus menuju Warungkondang, Gekbrong dan Kemudian Sukabumi, hari itu, begitu sampai Pasir Hayam dari arah Bandung, saya memilih belok kiri ke arah Cibeber -- yang ujungnya adalah Sindangbarang, di Pantai Selatan.

Nah, sebelum Alun-alun Cibeber, ada jalan menanjak ke arah kanan. Ini jalan yang menuju Gunung Padang. Seorang pria berusia sekitar 40-an tampak berjaga di persimpangan jalan, membantu mengarahkan dan mengatur kendaraan yang lalu-lalang.

"Ini nantinya bisa ke Lampegan, juga ke Gunung Pandang. Ikuti saja jalan ini," jelasnya kepada saya.

Saya ikuti petunjuknya. Kondisi jalan mulus. Namun, tidak terlalu lebar. Maklum, jalan pegunungan. Naik-turun. Relatif sepi. Kanan-kiri masih berupa kebun, sawah atau pun semak-semak. Saya pikir, saat hujan atau malam, saya sebaiknya tidak mengambil jalan ini.

Setelah beberapa puluh menit, sampai di sebuah persimpangan lain. Ada plang penunjuk jalan. Ke kiri, Gunung padang dan Lampegan. Ke kanan, Warungkondang, Sukabumi, dan Bandung

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Barsisha dan Ajaran Berharga tentang Aib Manusia

Senin, 29 November 2021 | 16:55 WIB

Peluang Iran untuk Sedikit Bernapas

Senin, 29 November 2021 | 15:17 WIB

Diversifikasi Prestasi Olahraga Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 08:30 WIB

Demam Belanja Online Berkedok Self Healing

Selasa, 23 November 2021 | 17:18 WIB

Pemimpin Masa Depan Bicara di Forum Dialog IISS

Selasa, 23 November 2021 | 08:56 WIB

Villa Isola: Venesia Kecil di Bandung Utara

Senin, 22 November 2021 | 16:59 WIB

Joki Tugas, Rahasia Umum di Masyarakat

Minggu, 21 November 2021 | 19:19 WIB

Mendidik dengan Sepenuh Hati

Minggu, 21 November 2021 | 16:24 WIB

Risalah Untuk Calon Suamiku

Minggu, 21 November 2021 | 12:42 WIB
X