Refleksi Hari Santri: Tanamkan Nilai-Nilai Toleransi Dalam Jiwa

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:55 WIB
[Ilustrasi mengaji] Pesantren adalah Lembaga yang tak hanya menempa santri dengan berbagai disiplin ilmu, tetapi juga pendidikan moral yang saat ini. (Ayobandung.com/Fuad Mutashim)
[Ilustrasi mengaji] Pesantren adalah Lembaga yang tak hanya menempa santri dengan berbagai disiplin ilmu, tetapi juga pendidikan moral yang saat ini. (Ayobandung.com/Fuad Mutashim)

Kiprah Santri di Luar Negeri

Tak dapat dimungkiri bahwa selama ini santri juga banyak ikut andil dalam berbagai kegiatan di luar negeri. Terutama mereka yang kuliah di luar negeri seperi Malaysia, Singapura, Belanda, Inggris, Mesir, dan lainnya. mereka kerap menggelar forum yang mendiskusikan peran santri menghadapi globalisasi.

Kegiatan tersebut antara lain diskusi virtual yang digelar Yayasan Santri Mengglobal Nusantara bekerja sama dengan Farabi Institute, Komunitas Muslimah for Change, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) the United Kingdom dan PCINU Belanda. Kegiatan tersebut bertajuk Dakwah Santri: Ikhtiar Mewujudkan Moderasi.

Dito Alif Pratama, penanggungjawab acara sekaligus pendiri dari Yayasan Santri Mengglobal Nusantara menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya program ini sebagai ikhtiar reflektif kaum santri di seluruh dunia untuk memaknai santri sekaligus hari pahlawan.

“Sebagaimana para pahlawan telah berjuang untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia, tugas santri sebagai penerus bangsa adalah dengan merawat dan meruwat Tanah Air. Dan salah satu bentuk ikhtiarnya adalah dengan menyemai nilai moderasi dan toleransi yang diajarkan di pesantren di banyak masyarakat di dunia,” katanya, sebagaimana dilansir NU Online (10 November 2020).

Baca Juga: Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

KH Ahmad Nurul Huda dalam paparannya menjelaskan, landasan dakwah santri di luar negeri harus didasari oleh dua hal penting. Pertama adalah semangat belajar dan mengajar. Kedua, semangat berdakwah di banyak wilayah untuk mencari keridhaan Allah.

Dirinya mengajak peserta diskusi online untuk meneladani semangat perjuangan pahlawan dalam memperjuangkan dan merebut kemerdekaan. Dan semangat ini pula yang harus santri Indonesia teladani dalam momentum hari pahlawan.

Sementara itu, Munawir Aziz banyak menyoroti pentingnya kolaborasi santri Indonesia untuk merespons isu kontemprorer dan mewujudkan agenda strategis di kancah global.

Menurutnya, santri itu sebenarnya dilahirkan sebagai masyarakat global yang harus dibanggakan, pun mempunyai tanggungjawab global.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mempelajari Karakter Orang Melalui Kebiasaannya

Minggu, 23 Januari 2022 | 10:00 WIB

Geotrek, Belajar di Alam dengan Senang dan Nikmat

Jumat, 21 Januari 2022 | 08:25 WIB

Mengenal Manfaat Transit Oriented Development (TOD)

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:35 WIB

Kapitalisme Kekuasaan Zaman

Senin, 17 Januari 2022 | 16:45 WIB

Geotrek Lintas Kars Citatah

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:01 WIB

Adopsi Spirit Doll: Antara Tren, Sugesti, dan Delusi

Kamis, 13 Januari 2022 | 14:53 WIB

Rekor! Menlu AS Kunjungi 112 Negara

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:15 WIB
X