Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:04 WIB
Pembangunan Stasiun Padalarang tahun 1883. (Wikimedia Commons (CC))
Pembangunan Stasiun Padalarang tahun 1883. (Wikimedia Commons (CC))

Stasiun Padalarang memberikan banyak kenangan bagi siapa saja yang pernah berkunjung atau sekedar singgah di sini.

Menaiki angkutan yang bergerbong serta menanti jadwal kepergianya untuk melaju dan lalu menikmati pemandangan. Apa pun yang terlihat ketika sudah ada dalam kereta adalah ingatan yang mungkin setiap orang miliki.

Seperti pulang kampung menggunakan kereta api, bertemu saudara, berangkat kerja, atau bahkan sekolah dan kuliah.

Ketika berada di Stasiun Padalarang banyak kenangan bagi siapa saja yang pernah berkunjung atau sekedar singgah di sini, dilansir dalam laman haritage.kai.id, gaya hindies dan kayu jati sebagai bahan utamanya merupakan bentuk bangunan Stasiun Padalarang, tak jauh dari stasiun ada Pasar Cihaliwung.

Stasiun Padalarang memiliki dua cabang jalur rel kereta di bagian kanan menuju Purwakarta dan  jalur kiri menuju Sukabumi, karena berada di Daerah Operasi 2 Bandung, Stasiun Padalarang yang terletak di Jalan Cihaliwung, Kertamulya, Padalarang, Bandung Barat ini memiliki ketinggian +695 m dpl.

Di Padalarang ini menjadi jalur menguntungkan perekonomian untuk Teh dan Kina yang berada di Jawabarat pada tahun 1927-an, dimana pandangan kemajuan ekonomi di wilayah Jawabarat sudah terasa ketika banyak pabrik teh dan kina kemudian tempat parawisata.

Karena tumbuhnya ekonomi dan parawisata membuat pentingnya jalur lalu lintas, saat itu jalur Karawang-Padalarang dibangun. Berita ini disiarkan Bataviaasch Niewsblad 27 April 1927

Masih disiarkan oleh Bataviaasch Niewsblad  edisi 8 November 1905 pembangunan jalur Karawang-Padalarang itu diberitakan. Sama seperti jalur Karawang-Padalarang, jalur Puwakarta-Padalarang pun sama menuju akses parawisata di wilayah Jawabarat tempo itu, seperti diwartakan oleh  De Preanger Bode 17 Febuari 1912.

Mengenai Pembangunannya sendiri bisa kita lihat dalam buku Sudarsono Katam berjudul  Kereta Api di Priangan Tempo Doeloe (2014), disana disebutkan dan ditertarakan ilustrasi gambar bahwa rancangan pembangunan stasiun kereta api Padalarang pada tahun 1890-an dibuat dan tahun 1902 Stasiun Padalarang mulai dioprasikan.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah Barsisha dan Ajaran Berharga tentang Aib Manusia

Senin, 29 November 2021 | 16:55 WIB

Peluang Iran untuk Sedikit Bernapas

Senin, 29 November 2021 | 15:17 WIB

Diversifikasi Prestasi Olahraga Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 08:30 WIB

Demam Belanja Online Berkedok Self Healing

Selasa, 23 November 2021 | 17:18 WIB

Pemimpin Masa Depan Bicara di Forum Dialog IISS

Selasa, 23 November 2021 | 08:56 WIB

Villa Isola: Venesia Kecil di Bandung Utara

Senin, 22 November 2021 | 16:59 WIB

Joki Tugas, Rahasia Umum di Masyarakat

Minggu, 21 November 2021 | 19:19 WIB

Mendidik dengan Sepenuh Hati

Minggu, 21 November 2021 | 16:24 WIB

Risalah Untuk Calon Suamiku

Minggu, 21 November 2021 | 12:42 WIB
X