Instagram Memang Asyik, Tetapi Mengapa Digugat?

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:38 WIB
[Ilustrasi logo Instagram di tangan pengguna] Instagram mencengkeram dunia. Jumlah pengguna aktif Instagram di seluruh dunia sebanyak 1,07 miliar. Bayangkan betapa banyaknya jumlah itu. (Pixabay/Pete Linforth )
[Ilustrasi logo Instagram di tangan pengguna] Instagram mencengkeram dunia. Jumlah pengguna aktif Instagram di seluruh dunia sebanyak 1,07 miliar. Bayangkan betapa banyaknya jumlah itu. (Pixabay/Pete Linforth )

Instagram mencengkeram dunia. Kita lihat data dari statista.com yang menyebutkan hingga kuartal I-2021, jumlah pengguna aktif Instagram di seluruh dunia sebanyak 1,07 miliar.

Dari jumlah ini, sekitar 354 juta penggunanya berusia 25 hingga 34 tahun. Pengguna terbanyak adalah India dengan 180 juta orang. 

Diikuti Amerika Serikat  170 juta pengguna, Brazil 110 juta pengguna, Indonesia 93 juta pengguna, dan Rusia 61 juta pengguna.

Kalau di negeri  kita, ungkap data itu, pengguna terbesar terdapat di kelompok usia 18 – 24 tahun yaitu 36,4 persen. 

Instagram berada di urutan ketiga sebagai platform media sosial yang paling sering digunakan, setelah YouTube dan WhatsApp.

Lalu, kenapa Instagram menjadi media sosial yang sangat populer di berbagai belahan dunia?

Alasannya sederhana saja karena penggunanya gampang sekali  berbagi konten fotografi maupun mengikuti kehidupan para pesohor favorit. Ada konten untuk berbisnis, sekadar iseng-iseng hingga merawat popularitas

Nah, di sinilah problem itu muncul, "berbagi konten fotografi" acap mengejar like semata.

Maka, pelan-pelan eksploitasi tubuh berlangsung. Mau di  Amerika Serikat,  India maupun Indonesia, rerata pesohor gemar pamer tubuh. Kemudian ditiru pengikut pesohor itu.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terwujudnya Satu Data Kependudukan Indonesia

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:47 WIB

Tadarus Buku di Bandung: Kini dan Dulu

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:24 WIB

Cuan Mata Uang Kripto untuk Siapa?

Senin, 23 Mei 2022 | 16:13 WIB

Mendesak Perlunya Tim Ahli Toponimi di Daerah

Jumat, 20 Mei 2022 | 16:02 WIB

Peran Guru Mewujudkan Sumedang Simpati

Rabu, 18 Mei 2022 | 14:40 WIB

Mengelola Nilai Kebijaksanaan

Senin, 16 Mei 2022 | 19:37 WIB

Juara Liga 1 Musim Ini Harga Mati untuk Persib!

Jumat, 13 Mei 2022 | 11:08 WIB

China Belajar dari Perang di Ukraina

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:31 WIB
X