Misteri Perang Bubat: Kolofon Naskah Kidung Sunda, Kidung Sundayana, Pararaton & Tatwa Sunda

- Senin, 11 Oktober 2021 | 08:18 WIB
[Peta lawas Pulau Jawa] Pembahasan misteri Perang Bubat kali ini akan dijadi dari kolofon naskah Kidung Sunda, Kidung Sundayana, Pararaton, dan Tatwa Sunda. (Wikimedia Commons)
[Peta lawas Pulau Jawa] Pembahasan misteri Perang Bubat kali ini akan dijadi dari kolofon naskah Kidung Sunda, Kidung Sundayana, Pararaton, dan Tatwa Sunda. (Wikimedia Commons)

Dari kolofon tersebut maka dapat diketahui bahwa titimangsa naskah Pararaton berdasarkan hasil suntingan Brandes adalah tahun 1535 Saka atau 1613 Masehi. Penulisnya tidak diketahui, tempat penulisannya adalah di Iccasada, di Çela pĕnĕk.

4. Tatwa Sunda

Untuk Tatwa Sunda ini menurut Dr. Hasan Djafar naskahnya terdapat di Leiden yang terdiri dari dua naskah, sementara penulis berhasil melacak satu naskah Tatwa Sunda yang ternyata ada di koleksi digital Perpustakaan Nasional yang bisa diunduh (Cek di sini). 

Menurut Berg di dalam Bijdragen Tot de Taal-, Land- en Volkenkunde Deel 83 yang memuat hasil alih aksara dan terjemahan Kidung Sunda, pada halaman 5, ia berkata bahwa Tatwa Sunda tidak penting untuk diteliti karena merupakan salinan dari Redaksi A (KS/ ms no.3953) yang banyak terjadi kesalahan penyalinan.

Berdasarkan hasil penelusuran kolofon keempat naskah tersebut maka dapat diketahui bahwa Kidung Sunda ditulis pada tahun 1878 M. Kemudian Kidung Sundayana rampung pada tahun 1853 M. Kemudian Pararaton dibuat pada tahun 1613 M. Sementara untuk Tatwa Sunda berdasarkan keterangan Berg tersebut maka ditulis setelah Kidung Sunda selesai ditulis.

Untuk sementara informasi yang dapat penulis berikan adalah seperti yang tertulis di atas. Untuk tulisan selanjutnya maka penulis akan membahas terkait Carita Parahyangan.

Bersambung .... [*]

Baca Juga: Misteri Perang Bubat: Bujangga Manik Ngalalar ka Bubat

 

Konten ini dibuat oleh Karguna Purnama Harya

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mempelajari Karakter Orang Melalui Kebiasaannya

Minggu, 23 Januari 2022 | 10:00 WIB

Geotrek, Belajar di Alam dengan Senang dan Nikmat

Jumat, 21 Januari 2022 | 08:25 WIB

Mengenal Manfaat Transit Oriented Development (TOD)

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:35 WIB

Kapitalisme Kekuasaan Zaman

Senin, 17 Januari 2022 | 16:45 WIB

Geotrek Lintas Kars Citatah

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:01 WIB

Adopsi Spirit Doll: Antara Tren, Sugesti, dan Delusi

Kamis, 13 Januari 2022 | 14:53 WIB

Rekor! Menlu AS Kunjungi 112 Negara

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:15 WIB
X