Film Squid Game dari Kacamata Sosiologi: Teori Kerumunan dan Kepanikan Massal

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 13:03 WIB
Film Squid Game memperlihatkan kepanikan dalam perilaku kolektif dan dapat dijelaskan dalam teori kerumunan ilmu sosiologi. (Netflix)
Film Squid Game memperlihatkan kepanikan dalam perilaku kolektif dan dapat dijelaskan dalam teori kerumunan ilmu sosiologi. (Netflix)

Film Squid Game memperlihatkan kepanikan dalam perilaku kolektif dan dapat dijelaskan dalam teori kerumunan ilmu sosiologi.

Sekali lagi, Korea Selatan mengguncang dunia dengan budayanya. Pencapaian Negeri Ginseng ini tidak hanya terbatas pada KPOP idol saja.

Selain menarik hati banyak orang dengan paras wajah artis-artisnya dan musiknya yang luar biasa, Korea Selatan juga tak kalah saing dalam memproduksi drama yang spektakuler.

Setiap tahunnya, beberapa drama Korea Selatan atau yang kerap kali kita sebut dengan “drakor” ini menduduki peringkat atas dalam layanan streaming populer yang disebut Netflix.

Tahun lalu kita disajikan dengan berbagai drakor genre romantis seperti “Crash Landing On You”, “It’s Okay To Not Be Okay”, “Start Up”, “Itaewon Class”, “The World of The Married”, dan  masih banyak lagi

Tahun ini, drama korea mengalami perkembangan popularitas yang lebih melesat lagi hingga ke seluruh penjuru dunia.

Setelah kita dihebohkan dengan drama “Vincenzo” yang dibintangi oleh Song Joong Ki, kita kembali dihebohkan oleh drakor berbasis permainan anak-anak yang berjudul “Squid Game” atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Permainan Cumi-Cumi. Terdengar sangat menarik bukan?

Namun, perlu kita ketahui bahwa serial drama ini tidak diperkenankan untuk anak-anak. Drama ini hanya menargetkan penonton dengan umur di atas 17 tahun karena kontennya yang bisa dibilang cukup sadis dan erotis. Genre drama “Squid Game”  terdiri dari genre drama, action, dan thriller.

Sudah diakui oleh para penonton drama tersebut bahwa mereka dapat merasakan ketegangan yang sangat intens ketika menontonnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pendidikan Islam Melahirkan SDM Unggul dan Berkualitas

Selasa, 7 Desember 2021 | 15:24 WIB

Stereotip Kesetaraan Gender Perempuan

Senin, 6 Desember 2021 | 12:43 WIB

Lezatnya Nasi Ayam, Nasi Liwet Wong Semarang

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:09 WIB

Menguak Problem Mendasar Upah Buruh dan Solusinya

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:18 WIB

Kisah Barsisha dan Ajaran Berharga tentang Aib Manusia

Senin, 29 November 2021 | 16:55 WIB

Peluang Iran untuk Sedikit Bernapas

Senin, 29 November 2021 | 15:17 WIB

Diversifikasi Prestasi Olahraga Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 08:30 WIB
X