Hari Jadi 211 tahun Kota Bandung: Bandung Tangguh, Bandung Tumbuh

- Sabtu, 25 September 2021 | 14:24 WIB
Pengendara melintas di dekat deratan pohon tabebuya yang tengah mekar di Jalan Braga, Kota Bandung, Rabu, 18 Agustus 2021. Mekarnya bunga tabebuya berwarna kuning ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengendara dan pejalan kaki disekitar Jalan Braga. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Pengendara melintas di dekat deratan pohon tabebuya yang tengah mekar di Jalan Braga, Kota Bandung, Rabu, 18 Agustus 2021. Mekarnya bunga tabebuya berwarna kuning ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengendara dan pejalan kaki disekitar Jalan Braga. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Hari ini, tepat 211 tahun Kota Bandung berdiri di Bumi Pasundan.

Kali ini, Bandung merayakan hari jadinya di tengah situasi pandemi. Sejak 1,5 tahun lalu, Covid-19 melanda negeri ini dan Kota Bandung pun menjadi bagian dari kebertahanan wilayah menghadapi Covid-19.

Kasus positif Covid-19 pertama kali dikonfirmasi pada Maret 2020 lalu di Kota Bandung. Hingga per 25 September 2021 kasus positif  telah mencapai 44.554 orang (Pikobar, 25 September 2021 pukul 10.00). Kota Bandung, menjadi lima besar kabupaten/kota penyumbang kasus terbesar di Jawa Barat.

Tepat di hari ulang tahunnya, positivity rate Covid-19 Kota Bandung masih di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat, yaitu 6,56 persen. Namun case fatality rate mencapai 0,86 persen, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata kabupaten/kota di Jawa Barat. Walaupun tingkat konfirmasi kasus positif cenderung melandai akhir-akhir ini, namun masih ada fluktuasi kasus sejalan tingkat mobilitas masyarakat.

Besarnya kasus positif Covid-19 di Kota Bandung tidak lepas dari tingginya tingkat mobilitas masyarakat. Sebagai ibu kota Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Berbagai aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat tak sedikit yang terpusat di kota ini, di tengah kepadatan penduduk yang semakin meningkat.

Hasil Sensus Penduduk 2020 (SP2020) menunjukkan jumlah penduduk Kota Bandung mencapai 2,44 juta jiwa. Jika dibandingkan Sensus Penduduk 2010, penduduk Kota Bandung bertambah sebanyak 2,36 persen. Tingkat kepadatan penduduk pun bertambah dari 14.283 jiwa per kilometer persegi pada tahun 2010, menjadi 14.577 kilometer persegi di tahun 2020. Wilayah yang padat di tengah situasi pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi Kota Bandung. Terutama dalam hal menjaga agar kualitas hidup masyarakat tetap terjaga.

Tantangan

Kualitas hidup penduduk Kota Bandung diantaranya ditunjukkan melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Di tengah pandemi, IPM Kota Bandung mengalami penurunan menjadi 81,51 dari sebelumnya 81,62. Walaupun turun, pembangunan manusia di Kota Bandung masih terkategori sangat tinggi.

Kualitas pembangunan ekonomi masyarakat terganggu akibat Covid-19, selain pengeluaran per kapita masyarakat yang menurun, secara makro pertumbuhan ekonomi pun merosot. Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung terkontraksi 2,28 persen pada tahun 2020. Di mana tahun sebelumnya mampu tumbuh hingga 6,79 persen.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hati-Hati Budaya Nyinyir: Mulutmu Harimaumu, Netizen!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Inovasi Pemuda Bandung, Kulit Imitasi menuju Milan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:51 WIB

Indonesia Lahan Proxy War?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Insulinde Medaille untuk Kompetisi Klub Pribumi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:27 WIB

Karena Faktor China, Asean Sulit Menekan Myanmar

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:07 WIB

Hari Libur Tanggal Merah Keagamaan Diundur, Perlukah?

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Catch Me if You Can di Tjimahi Tempo Doeloe

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Nicolaas Vink, 50 Tahun Menjadi Anggota UNI

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Misteri Perang Bubat IV: Kolofon Carita Parahyangan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Menyoal Upaya Pemulihan Ekonomi, Perlukah Alih Konsep?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:58 WIB
X