Boring Daring, Saatnya Belajar Luring!

- Jumat, 24 September 2021 | 19:56 WIB
[Ilustrasi pembelajaran luring atau luar jaringan] Pembelajaran daring dirasakan banyak siswa sebagai hal yang membosankan (boring) dan tidak bisa optimal karena segala keterbatasan. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
[Ilustrasi pembelajaran luring atau luar jaringan] Pembelajaran daring dirasakan banyak siswa sebagai hal yang membosankan (boring) dan tidak bisa optimal karena segala keterbatasan. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Pembelajaran daring dirasakan banyak siswa sebagai hal yang membosankan (boring) dan tidak bisa optimal karena segala keterbatasan.

Diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah membuat aktivitas di masyarakat belum benar-benar normal.

Pandemi Covid-19 yang masih belum benar-benar selesai membuat banyak pihak harus tetap menerapkan protokal kesehatan.

Di berbagai instansi pemerintah, perkantoran, perusahaan, rumah sakit, dan lainnya harus tetap menjaga prokes dengan baik, terutama pemakaian masker dan cuci tangan, hingga pemakaian hand sanitizer. Sosialisasi masyarakat seputar vaksinasi pun terus dilakukan agar masyarakat tidak ragu dengan program vaksin yang digalakkan pemerintah.

Semua itu dilakukan karena virus yang akrab dengan nama Corona tersebut masih belum benar-benar pergi. Menjaga kesehatan dengan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan harus tetap diterapkan agar penyebaran virus benar-benar berhenti. Supaya aktivitas masyarakat kembali normal dan bisa dengan santai dan tenang menjalani kehidupan.

Dari sekian banyak aktivitas masyarakat, pelaksanaan pembelajaran di berbagai sekolah dan perguruan tinggi nampaknya yang masih belum benar-benar normal. Sejak diberlakukannya pembelajaran daring per Maret 2020, kegiatan pendidikan masih belum optimal. Sekolah daring harus dilaksanakan agar penyebaran virus tidak menyebar, terutama di lingkungan sekolah yang daerahnya masih termasuk daerah rawan penyebaran virus.

Pembelajaran yang dilakukan secara daring selama ini memang tidak lepas dari sorotan, terutama dari para pemangku pendidikan, pelajar, hingga orang tua yang turut merasakan dampak dari kegiatan ini. Dalam bukunya The New Me; Life after Crisis, Sinta Yudisia menjelaskan, selama ini para pakar pendidikan mengatakan bahwa, pembelajaran daring tidak dapat seutuhnya dilakukan karena, baik anak atau orang tua tidak siap dengan homeschooling. Anak-anak yang bosan, orang tua yang stres, bukanlah sebuah komposisi keluarga yang baik. Jika hal tersebut berlangsung lama, tujuan pembelajaran yang selama ini diharapkan tidak akan bisa tercapai. Bahkan, banyak siswa terancam putus sekolah karena harus turut bekerja membantu orang tua untuk memenuhi kebutuhan hidup yang semakin mencekik.

Belajar Daring yang Bikin Boring

Terhitung sejak Maret 2020, atas instruksi pemerintah pusat melalui Kemendikbudristek, pelaksanaan pembelajaran harus dilakukan secara daring untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pembelajaran jarak jauh menjadi pilihan utama agar pendidikan dan pengajaran tetap berjalan.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hati-Hati Budaya Nyinyir: Mulutmu Harimaumu, Netizen!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Inovasi Pemuda Bandung, Kulit Imitasi menuju Milan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:51 WIB

Indonesia Lahan Proxy War?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Insulinde Medaille untuk Kompetisi Klub Pribumi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:27 WIB

Karena Faktor China, Asean Sulit Menekan Myanmar

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:07 WIB

Hari Libur Tanggal Merah Keagamaan Diundur, Perlukah?

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Catch Me if You Can di Tjimahi Tempo Doeloe

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Nicolaas Vink, 50 Tahun Menjadi Anggota UNI

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Misteri Perang Bubat IV: Kolofon Carita Parahyangan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Menyoal Upaya Pemulihan Ekonomi, Perlukah Alih Konsep?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:58 WIB
X