Kisah Desa yang Tenggelam: Bekas Kamar Mandi Menyembul dari Waduk Jatigede

- Jumat, 10 September 2021 | 16:21 WIB
Bekas kamar madi warga terlihat kembali saat air Waduk Jatigede surut.  (Netizen Ayobandung.com/Djoko Subinarto)
Bekas kamar madi warga terlihat kembali saat air Waduk Jatigede surut. (Netizen Ayobandung.com/Djoko Subinarto)

Di saat kemarau, reruntuhan seperti bekas kamar mandi dapat dengan jelas kita saksikan di Waduk Jatigede. Dahulu, di sana adalah desa.

Saban musim kemarau, bagian-bagian reruntuhan bangunan yang asalnya tertutup air di Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, kembali dapat kita saksikan secara jelas dan terbuka.

Di tengah hembusan angin kencang dan payungan langit biru, beberapa warga sibuk kukucuprakan di salah satu sudut Waduk Jatigede, yang airnya terlihat surut, Kamis (9 September 2021) pagi. Mereka tengah mencari tutut.

Tak jauh dari mereka, sebuah perahu motor terdampar di atas tanah yang kondisinya setengah mengering.

Dua anak berusia sekitar lima tahunan dan tiga tahun tampak bermain-main di atas perahu motor itu.

Tak begitu jauh dari perahu motor, terlihat bagian rentuhan kamar mandi dari sebuah rumah. Di saat kemarau, reruntuhan seperti itu dapat dengan jelas kita saksikan di Jatigede.

Semakin panjang kemarau dan menyurutnya air Jatigede, semakin banyak bagian-bagian bangunan yang asalnya milik warga yang dapat kita saksikan kembali.

Bagi warga yang dulunya bermukim di daerah-daerah yang kini menjadi bagian waduk Jatigede, tatkala melihat kembali reruntuhan bangunan-bangunan itu, boleh jadi bakal terlarut dalam romantisme atau mungkin juga rasa waas yang mendalam.

Bayangkan, tempat yang dulu yang kita diami, kampung yang dulu kita huni, kini harus lenyap, tenggelam, dan menjadi bagian dari sebuah waduk raksasa.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hati-Hati Budaya Nyinyir: Mulutmu Harimaumu, Netizen!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Inovasi Pemuda Bandung, Kulit Imitasi menuju Milan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:51 WIB

Indonesia Lahan Proxy War?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Insulinde Medaille untuk Kompetisi Klub Pribumi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:27 WIB

Karena Faktor China, Asean Sulit Menekan Myanmar

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:07 WIB

Hari Libur Tanggal Merah Keagamaan Diundur, Perlukah?

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Catch Me if You Can di Tjimahi Tempo Doeloe

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Nicolaas Vink, 50 Tahun Menjadi Anggota UNI

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Misteri Perang Bubat IV: Kolofon Carita Parahyangan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Menyoal Upaya Pemulihan Ekonomi, Perlukah Alih Konsep?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:58 WIB
X