Regno de Zunda pada Peta Planisfer Urbano Monti 1587 M

- Rabu, 8 September 2021 | 21:45 WIB
Secara umum pada peta yang dibuat oleh Urbano Monti menunjukkan seluruh wilayah yang ada di dunia. Hanya saja toponiminya amat berbeda. (Wikimedia Commons)
Secara umum pada peta yang dibuat oleh Urbano Monti menunjukkan seluruh wilayah yang ada di dunia. Hanya saja toponiminya amat berbeda. (Wikimedia Commons)

Menelisik peta-peta kuno sangatlah menarik untuk dilakukan. Sebab, dengan melakukannya maka kita akan mendapatkan berbagai macam informasi yang berharga.

Salah satu dari peta-peta kuno yang ingin penulis bahas di sini adalah peta kuno yang berbentuk piringan (planisfer) yang telah dibuat oleh seorang kartografer Italia bernama Urbano Monti pada tahun 1587.

Saat ini peta tersebut menjadi koleksi dari seorang kolektor peta yaitu David Rumsey yang telah didigitalisasi dan terintegrasi dengan aplikasi Google Earth.

Hal-hal yang akan penulis gali dari peta tersebut adalah yang pertama gambaran umum wilayah-wilayah di dunia di dalam peta tersebut, kemudian yang ke-dua adalah gambaran wilayah yang saat ini menjadi wilayah NKRI beserta toponiminya. Kemudian yang ke-tiga adalah salah satu toponimi yaitu Regno de Zunda yang menurut penulis sangat menarik untuk digali.

Secara umum pada peta tersebut menunjukkan seluruh wilayah yang ada di dunia. Hanya saja toponimi-toponimi pada peta tersebut berbeda dengan yang kita kenal.

Misalnya saja di benua Amerika, di sana terdapat toponimi America tapi hanya sebatas wilayah yang saat ini menjadi negara Brasil. Di peta tersebut yang menjadi pusat kota America adalah El Brasil.

Selain itu ada pula keanehan yang terjadi di Prancis, di peta tersebut kota Paris belum ada dan wilayah negara Prancis pun belum menjadi satu negara Prancis, tapi masih terkotak-kotak.

Kemudian di Afrika, wilayah terbesar adalah yang bernama LIBIA yang mencakup setengah wilayah Afrika bagian utara, sementara setengahnya lagi yaitu sisi paling utara adalah wilayah yang bernama BARBARIA

Saat melihat ke Timur Tengah di sana Mekah disebut Mecha dan Madinah disebut Medina. Madinah sendiri terhubung dengan sebuah sungai yang bermuara di MARE ROSSO atau Laut Merah.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Catch Me if You Can di Tjimahi Tempo Doeloe

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Nicolaas Vink, 50 Tahun Menjadi Anggota UNI

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Misteri Perang Bubat IV: Kolofon Carita Parahyangan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Menyoal Upaya Pemulihan Ekonomi, Perlukah Alih Konsep?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:58 WIB

Instagram Memang Asyik, Tetapi Mengapa Digugat?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:38 WIB

Memerdekakan Diri untuk Membaca Budaya

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:21 WIB

Kesenjangan Antara Masjid dan Toiletnya

Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:40 WIB

Evergrande CS Membuat China Bangkrut?

Minggu, 10 Oktober 2021 | 14:00 WIB

Sanghyang Heuleut, Danau Pemandian Bidadari

Kamis, 7 Oktober 2021 | 15:25 WIB
X