Bendera Merah Putih: Sejarah, Makna, dan Imbauan Mengibarkannya

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 21:15 WIB
Warga melintas di depan bendera merah putih yang dijual di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis, 5 Agustus 2021. Jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia, penjual bendera dan umbul-umbul merah putih mulai bermunculan, dibandrol dengan harga Rp20.000-Rp250.000 tergantung ukuran.
Warga melintas di depan bendera merah putih yang dijual di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis, 5 Agustus 2021. Jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia, penjual bendera dan umbul-umbul merah putih mulai bermunculan, dibandrol dengan harga Rp20.000-Rp250.000 tergantung ukuran.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Kibaran bendera merah putih sudah mulai terlihat penampakkannya di setiap sudut rumah maupun kota. Hari Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia pun segera tiba dan masyarakat tentunya menyambutnya dengan gembira.

Bicara soal bendera merah putih, maka di bulan Agustus semua warga Indonesia harus serentak mengibarkannya sebagai wujud bukti nasionalisme dan penghargaan terhadap para pahlawan yang telah gugur.

Lambang yang memiliki nama lain Sang Saka Merah Putih ini tentunya memiliki sejarah yang panjang dan makna yang mendalam bagi jejak kemerdekaan Indonesia.

Sejarah dan Makna Bendera Merah Putih

Jika melihat definisi bendera secara etimologi, menurut WJS Purwadarminta, bendera merupakan sepotong kain segi empat atau segi tiga diberi tiang atau tongkat serta berfungsi sebagai lambang, tanda, panji-panji, dan sebagainya. Dalam buku berjudul Bendera dan Tata Krama Terhadap Sang Merah Putih oleh Idik Sulaeman dan Dharminto S, disebutkan bahwa awalnya bendera bukanlah sebuah kain melainkan lencana atau emblim yang merupakan tanda pengenal. Dari sana bendera berkembang sebagai tanda pengenal kelompok maupun bangsa seperti saat ini.

Dari jejak sejarah yang ada, diketahui bahwa bendera merah putih pernah dikibarkan tahun 1292 M oleh tentara Jayakatwang saat berperang melawan Raja Kertanegara dari Kerajaan Singasari. Bahkan istilah merah putih dulu sempat dijadikan bentuk-bentuk lambang kemuliaan seperti Keraton Merah Putih, Garuda Merah Putih, Aksara Merah Putih pada beberapa candi (Candi Prambanan dan Candi Panataran).

Saat ini, bendera merah putih lebih banyak diketahui sebagai karya hasil jahitan dari Ibu Fatmawati dan dikibarkan pada saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Sejak saat itulah bendera merah putih ditetapkan dalam UUD 1945 sebagai bendera kebangsaan Sang Merah Putih. Pengibaran Sang Merah Putih pun dilakukan setiap tanggal 17 Agustus untuk menghargai jerih payah para pahlawan dalam berjuang melawan penjajah.

Himbauan Mengibarkan Sang Merah Putih

Dalam memperingati HUT RI yang ke-76 pada 17 Agustus 2021 nanti, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, sudah menandatangani himbauan agar masyarakat mulai mengibarkan bendera merah putih. Pengibaran tersebut bisa dilakukan pada tanggal 1-31 Agustus 2021. Selain masyarakat, lembaga kementerian nasional maupun daerah diminta untuk mengibarkan bendera merah putih.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Internet di Indonesia Akan Mati Total Seminggu?

Selasa, 28 September 2021 | 12:21 WIB

Cara Mudah Tukar Kode Voucher Pelatihan Kartu Prakerja

Minggu, 26 September 2021 | 21:55 WIB

Aplikasi Pedulilindungi Mau Jadi Alat Pembayaran?

Minggu, 26 September 2021 | 16:46 WIB
X