Kanwil DJP Jakarta Khusus Luncurkan Buku Busur dan Panah

- Selasa, 27 Juli 2021 | 22:23 WIB
Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus meluncurkan buku “Busur: Meramu untuk Maju” dan “Panah: Cerita untuk Kita” secara daring di Jakarta, Selasa 27 Juli 2021. Acara ini dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan.
Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus meluncurkan buku “Busur: Meramu untuk Maju” dan “Panah: Cerita untuk Kita” secara daring di Jakarta, Selasa 27 Juli 2021. Acara ini dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM - Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus meluncurkan buku “Busur: Meramu untuk Maju” dan “Panah: Cerita untuk Kita” secara daring di Jakarta, Selasa 27 Juli 2021. Acara ini dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan.

Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Budi Susanto menaruh harapan dengan hadirnya kedua buku ini. “Mudah-mudahan penerimaan tercapai dan itu didukung para penulis muda kita yang memberikan warna dalam menjalankan pencapaian penerimaan,” ungkap Budi.

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak Nufransa Wira Sakti mengatakan buku merupakan jejak langkah yang tertulis. “Tulisan, apalagi dalam bentuk buku, merupakan catatan sejarah yang bisa menjadi sesuatu yang dibaca oleh generasi penerus,” ungkap Nufransa. 

Menurut Nufransa, kedua buku tersebut mampu membingkai satu waktu: pandemi Covid-19. Ia menila para penulis berhasil memotret kebijakan-kebijakan yang diambil Pemerintah maupun kejadian-kejadian di tengah pandemi Covid-19. 

“Kalau enggak dituliskan, akan hilang dengan begitu saja. Begitu ditulis, dia akan menjadi sejarah, bahan bacaan, dan bahkan referensi jika pandemi terjadi lagi,” pungkasnya. 

Hal senada diungkap Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Neilmaldrin Noor. Neil yang juga hadir dalam peluncuran buku tersebut mengatakan, buku itu merupakan hasil diskursus berbagai pihak terhadap situasi pandemi Covid-19. “Tentunya memicu pemerintah untuk menyusun berbagai kebijakan fiskal,” ujarnya.

Neil menambahkan, lewat buku para penulis telah membuktikan kepeduliannya untuk berperan dalam situasi yang memprihatinkan ini. “Para pegawai di lingkungan DJP Jakarta Khusus masih mampu berpikir kritis dan menuangkan ide-ide berliannya ke dalam sebuah buku, di tengah-tengah kesibukannya menghimpun penerimaan negara,” ucap Neil.

Sementara itu, Staf Khusus Bidang Komunikasi Strategis Kementerian Keuangan Yustinus Prastowo menyambut bangga. Menurut Yustinus, peluncuran kedua buku itu sebagai bentuk komunikasi kepada masyarakat. 

Ia menilai, para penulis internal DJP itu berhasil mengangkat problem perpajakan -- yang mestinya sangat teknis dan tidak semua orang mengerti-- kemudian diabstraksi menjadi suatu cerita yang universal atau general. “Cara fiskus mengenali masalah, lalu memproblematisasi, menyodorkan alternatif solusi, ini yang menurut saya menarik,” lanjutnya.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

4.874 Akun Pinjol Ilegal Ditutup Kemenkominfo

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Cara Cetak Dokumen Kependudukan Sendiri di Rumah

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:46 WIB
X