Perhatikan! Begini Aturan Perjalanan Orang Dalam Negeri

- Rabu, 28 Juli 2021 | 05:40 WIB
Calon penumpang menunggu kedatangan kereta lokal di Stasiun Cimekar, Kota Bandung, Senin 12 Juli 2021. Layanan kereta lokal Bandung Raya hanya untuk pekerja sektor kritikal dan esensial serta wajib menunjukkan surat tanda registrasi pekerja atau surat keterangan yang dikeluarkan pemerintah daerah setempat, Kebijakan ini  berlaku mulai tanggal 12 sampai 20 Juli 2021 atau saat PPKM Darurat.
Calon penumpang menunggu kedatangan kereta lokal di Stasiun Cimekar, Kota Bandung, Senin 12 Juli 2021. Layanan kereta lokal Bandung Raya hanya untuk pekerja sektor kritikal dan esensial serta wajib menunjukkan surat tanda registrasi pekerja atau surat keterangan yang dikeluarkan pemerintah daerah setempat, Kebijakan ini berlaku mulai tanggal 12 sampai 20 Juli 2021 atau saat PPKM Darurat.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Saat ini mobilitas masyarakat sudah mulai diberi kelonggaran. Pemerintah pun telah membuat aturan perjalanan dalam negeri bagi Anda yanng akan berpergian.

Dilansir dari Republika.co.id, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 16 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri. Surat Edaran berlaku efektif sejak 26 Juli 2021.

"Berlaku efektif tanggal 26 Juli 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers dipantau via daring di Jakarta, Selasa, 27 Juli 2021.

Kewajiban pelaku perjalanan

Ia memaparkan dalam aturan itu disebutkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk pelaku perjalanan. Disampaikan, bagi pengguna moda transportasi udara dari dan ke pulau Jawa-Bali dan daerah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil negatif tes PCR maksimum 2x24 jam.

Kemudian, untuk masyarakat yang melakukan perjalanan dari dan ke daerah dengan PPKM level 1 dan 2 hanya wajib menunjukkan hasil negatif antigen atau PCR maksimum 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara bagi pengguna transportasi laut, penyeberangan darat menggunakan kendaraan umum atau pribadi dan kereta api antar kota dari dan ke daerah dengan level 3 dan 4, Wiku mengatakan, wajib menunjukkan sertifikat vaksin, hasil tes negatif PCR maksimum 2x24 jam, atau hasil negatif tes antigen 1x24 jam.

"Sedangkan dari dan ke daerah level 1 dan 2 maka hanya wajib menunjukkan hasil tes negatif PCR maksimal 2x24 jam, atau hasil negatif tes antigen 1x24 jam saja," paparnya.

Untuk aglomerasi

Dalam kesempatan itu, Wiku juga menyampaikan, khusus pelaku perjalanan di dalam satu wilayah aglomerasi hanya wajib menunjukkan surat tanda registrasi pekerja (STRP), atau surat keterangan perjalanan lainnya. "Pelaku perjalanan di bawah usia 12 tahun dibatasi untuk sementara," ucapnya.

Di samping itu, Wiku juga menyampaikan bahwa Kementerian Hukum dan HAM telah mengeluarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 27 tahun 2021 terkait pembatasan orang asing masuk ke wilayah Indonesia dalam masa PPKM yang berlaku efektif sejak tanggal 21 Juli 2021. "Permenkumham ini diberlakukan untuk mencegah masuknya varian Covid-19 yang berasal dari luar Indonesia," katanya.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Akhirnya, Toilet SPBU Gratis!

Sabtu, 27 November 2021 | 12:30 WIB

20 Link Twibbon Hari Menanam Pohon Indonesia 2021

Jumat, 26 November 2021 | 20:08 WIB

Resmi, PPKM Level 3 Diterapkan di Semua Daerah

Rabu, 24 November 2021 | 20:28 WIB
X