Jokowi 'Disemprot' Pertanyaan Polos Anak SD, Ada Apa?

- Jumat, 23 Juli 2021 | 12:35 WIB
Presiden Jokowi saat berbincang dengan anak-anak sekolah melalui daring.
Presiden Jokowi saat berbincang dengan anak-anak sekolah melalui daring.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM --  Presiden Joko Widodo (Jokowi) memahami jika situasi pandemi Covid-19 telah membuat anak-anak tak bisa pergi ke sekolah. Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam puncak peringatan Hari Anak Nasional 2021 yang digelar secara virtual, Jumat (23/7), hari ini.

"Kita tahu sejak Maret kita mengalami pandemi virus Corona. Pasti anak-anak sudah tahu semuanya ya dan selama pandemi saya juga tahu anak-anak menjadi sering di rumah tidak pergi ke sekolah, tidak bepergian, benar?," ujar Jokowi.

Karena itu, Jokowi berpesan agar anak-anak Indonesia tetap bersemangat dalam menuntut ilmu meskipun tidak dilakukan di sekolah karena situasi pandemi Covid-19.

Kepala Negara juga memahami anak-anak merindukan suasa belajar di sekolah, dengan teman sekolah dan rindu bertemu dengan keluarga lainnya.

"Saya titip, anak-anak harus tetap semangat belajar. Tetap belajar meskipun tidak di sekolah. Anak-anak rindu juga ya ketemu dengan , rindu ketemu dengan temen-temennya, ketemu dengan kakeknya neneknya pamannya, bibi nya gitu ya?," kata Jokowi dikutip dari Suara.com.

Imelda, salah seorang siswi kelas 5 pun mengungkapkan kejenuhannya selama belajar di rumah. Ia ingin kembali sekolah tatap muka seperti biasa.

"Pak, saya ingin (sekolahnya) tatap-muka, Pak. Kalau kelamaan di rumah, (jadi) jenuh pak," kata Imelda.

Mendengar hal tersebut, Jokowi mengatakan bahwa sebelumnya pemerintah telah merencanakan untuk membuka sekolah tatap muka pada bulan Juli 2021 ini. 

Namun kata Jokowi rencana tersebut dibatalkan karena kasus Covid-19 yang melonjak naik dan menunggu situasi pandemi yang membaik.

"Sebetulnya kan kita rencananya di bulan Juli akan dibuka sekolah tatap muka lagi, iya kan? Tetapi karena pandemi virus corona itu naik lagi, sehingga rencana itu dibatalkan. Nanti menunggu situasi kalau pandemi virus Corona ini sudah membaik,  sudah turun, nah  kita akan buka belajar tatap muka itu," tutur Jokowi

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta  juga mengingatkan para siswa untuk tetap belajar dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi yang paling penting anak-anak belajar semuanya, belajar semuanya, jangan lupa selalu ini pakai masker, selalu pakai masker ya,  kalau ada kegiatan cuci tangan pakai sabun jangan lupa," tutur Jokowi

"Dan jangan lupa juga menjaga jarak kalau berbicara dengan yang lainnya, juga mengingatkan kepada teman-temannya, kepada tetangganya untuk selalu memakai masker ya kalau keluar rumah," sambungnya. 

Kepala Negara menyebut anak-anak Indonesia adalah masa depan bangsa.

Jokowi pun meminta anak-anak untuk terus belajar  dan bergembira serta berdoa agar selalu mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.

"Anakku anakku semua adalah masa depan Indonesia, harus tetap semangat belajar dan teruslah teruslah bergembira, rajin beribadah. Jangan lupa juga berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Tuhan Yang Maha Esa untuk memohon perlindungan bagi kita semua bagi bangsa Indonesia," katanya. 

Tak hanya itu, dikutip dari Republika.co.id, ada yang menarik dari dialog presiden dengan anak-anak SD ini. Di tengah percakapan, seorang siswa spontan melontarkan pertanyaan kepada Jokowi. "Kalau jadi presiden ngapain aja?" tanya seorang siswa yang ternyata didukung oleh teman-temannya. "Iya pak, ngapain aja?"

Mendengar pertanyaan tersebut Presiden Jokowi lantas tertawa. Ia pun melanjutkan dengan menjawab pertanyaan 'kepo' anak-anak SD tentang kesibukannya sebagai presiden.

"Ya memimpin rapat dengan menteri-menteri. Kemudian pergi ke Aceh sampai ke Papua untuk mengecek itu, mengecek jalan bagus ndak. Mengecek waduk-waduk, mengecek pelabuhan, airport. Gitu," jawab Jokowi.

Presiden pun tak lupa mengingatkan anak-anak yang tergabung dalam sambungan video agar tetap semangat belajar meski sekolah dilakukan serba terbatas di tengah pandemi. Jokowi juga meminta anak-anak tetap memakai masker jika keluar rumah dan tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Harus tetap semangat belajar. Selamat Hari Anak Nasional untuk semua anak-anakku di Indonesia," kata presiden.

Acara puncak peringatan Hari Anak Nasional 2021 ini digelar oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dalam kesempatan yang sama, Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati juga menyempatkan diri berdialog dengan para siswa.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

4.874 Akun Pinjol Ilegal Ditutup Kemenkominfo

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Cara Cetak Dokumen Kependudukan Sendiri di Rumah

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:46 WIB

Gempa Terasa di Yogyakarta Rabu Siang Ini

Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:42 WIB
X