Tentang Hari Kejaksaan dan Sejarahnya

- Kamis, 22 Juli 2021 | 20:00 WIB
Hari Bhakti Adhyaksa merupakan hari peringatan berdirinya Kejaksaan Republik Indonesia. 
Hari Bhakti Adhyaksa merupakan hari peringatan berdirinya Kejaksaan Republik Indonesia. 

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Adhyaksa">Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 atau Hari Kejaksaan dirayakan pada 22 Juli 2021.

Perlu diketahui oleh kita, Adhyaksa">Hari Bhakti Adhyaksa merupakan hari peringatan berdirinya Kejaksaan Republik Indonesia. 

Sebutan "Jaksa" berawal dari bahasa Sansekerta, yakni Dhyaksa, dan berawal dari zaman Kerajaan Majapahit. Saat itu sudah memiliki semacam sistem pengadilan dengan Dhyaksa yang bertugas menangani masalah peradilan.

Sementara kata Adhyaksa adalah "Hakim Tertinggi" yang mengawasi dan memimpin para Dhyaksa

Pada masa pendudukan Jepang, kejaksaan berperan sebagai satu-satunya lembaga penuntutan. Dasar hukumnya adalah Osamu Seirei No.3/1942, No.2/1944 dan No.49/1944. 

Pembentukan Kejaksaan Republik Indonesia tertuang pada Pasal II Aturan Peralihan UUD 1945 dan diperjelas Peraturan Pemerintah (PP) No. 2/1945. Kala itu, Kejaksaan dibentuk dengan berada dalam lingkup departemen Kehakiman. Gatot Taroenamihardja merupakan Jaksa Agung pertama di Indonesia.

Dilansir dari Kejaksaan.go.id, Mr. Goenawan menjadi Jaksa Agung pada tanggal 31 Desember 1959. Pada era Mr. Goenawan, dalam Departemen Kejaksaan terbentuk Biro Pengawasan Aliran Kepercayaan (Biro Pakem) sebagai kelanjutan dari Badan Pakem yang dibentuk tahun 1958. 

Pada era tersebut, kejaksaan bertugas di bidang represif, bidang preventif dan persoalan orang asing serta pelaksanaan pembinaan pers nasional.

Pada tanggal 22 Juli 1960, kabinet dalam rapatnya memutuskan bahwa kejaksaan menjadi departemen yang dituangkan kedalam surat Keputusan Presiden RI tanggal 1 Agustus 1960 No.204/1960 yang berlaku sejak 22 Juli 1960. 

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

X