Pemerintah Pakai Rp10,6 Triliun untuk Beli Vaksin Covid

- Kamis, 22 Juli 2021 | 10:14 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Menteri Keuangan Sri Mulyani.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja pemerintah untuk pengadaan vaksin Covid-19 udah mencapai sebesar Rp10,6 triliun. Realisasi itu digunakan untuk pembelian 53,9 juta dosis vaksin Covid-19 per 19 Juli 2021.

Dilansir dari Republika.co.id, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan sebanyak 58,79 juta dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia meliputi 42,34 juta dosis pertama dan 16,45 juta dosis kedua.

“Realisasi pengadaan anggaran yang dipakai membeli vaksin sebesar Rp 10,6 triliun atau pembayaran 53,9 juta dosis,” ujarnya berdasarkan data APBN KITA Juni 2021 seperti dikutip Kamis (22/7).

Stok vaksin yang telah dirilis per 19 Juli 2021 sebanyak 78 juta dosis termasuk vaksin hibah dan telah didistribusikan sebanyak 73,68 juta dosis. Berdasarkan data dari Bea dan Cukai per 19 Juli 2021 telah ada impor vaksin Covid-19 sejumlah 143,66 juta dosis yang meliputi Sinovac dalam bentuk jadi sebanyak tiga juta dosis dan Sinovac dalam bentuk bulk 115,5 juta dosis.

Pembelian juga mencakup Sinopharm dalam bentuk jadi sebanyak 6,25 juta dosis, AstraZeneca dalam bentuk jadi sebanyak 14,9 juta dosis, dan Moderna dalam bentuk jadi sebanyak 4 juta dosis.

Sri Mulyani menegaskan pihaknya berupaya melakukan akselerasi vaksinasi untuk mencapai dua juta dosis per hari pada Agustus 2021. Hal itu dilakukan melalui memperbanyak pos pelayanan vaksinasi yang bekerja sama dengan TNI, Polri, organisasi masyarakat, serta dunia usaha.

Vakin Sinopharm

Indonesia kembali kedatangan 1.184.000 dosis vaksin Sinopharm dari China yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Senin, 19 Juli 2021 siang.

Kedatangan vaksin ini merupakan kerjasama dari Kimia Farma dan Sinopharm yang selanjutnya akan digunakan untuk program vaksin Gotong Royong.

"Siang hari ini Indonesia kembali kedatangan Vaksin Covid-19 sejumlah 1.184.000 dosis atau setara 592.000 vial vaksin produksi Sinopharm," kata Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk. Verdi Budidarmo dalam jumpa pers virtual dinukil Suara.com -- Jaringan Ayobandung.com, Senin, 19 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

PPKM Diperpanjang 2 Minggu hingga 4 Oktober 2021

Senin, 20 September 2021 | 18:05 WIB

Pegawai KPK Tak Lulus TWK Dipecat Tanpa Pesangon

Senin, 20 September 2021 | 17:32 WIB

Heboh M Kece Dianiaya Irjen Napoleon, Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 08:28 WIB

PPKM Diperpanjang Lagi? Besok Pengumumannya

Minggu, 19 September 2021 | 09:54 WIB

Masyarakat Harus Disiplin Pakai Masker di Acara Keagamaan

Minggu, 19 September 2021 | 09:06 WIB
X