Jokowi Disamakan dengan Umar bin Khattab usai Blusukan Tengah Malam

- Sabtu, 17 Juli 2021 | 09:59 WIB
Aksi blusukan Jokowi ini menuai pandangan beragam warganet. Sebagian memuji Jokowi yang disebut mirip dengan sosok sahabat Nabi Muhammad SAW karena memanggul beras sendiri untuk rakyatnya yang kelaparan. Namun, sebagian lainnya mencibir aksi Jokowi karena dinilai pencitraan. Jokowi dinilai tidak bisa meniru apa yang dilakukan Umar bin Khattab karena blusukan dengan menyertakan tim dokumentasi dan terkesan pencitraan.
Aksi blusukan Jokowi ini menuai pandangan beragam warganet. Sebagian memuji Jokowi yang disebut mirip dengan sosok sahabat Nabi Muhammad SAW karena memanggul beras sendiri untuk rakyatnya yang kelaparan. Namun, sebagian lainnya mencibir aksi Jokowi karena dinilai pencitraan. Jokowi dinilai tidak bisa meniru apa yang dilakukan Umar bin Khattab karena blusukan dengan menyertakan tim dokumentasi dan terkesan pencitraan.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo telah mengejutkan masyarakat saat tiba-tiba blusukan tengah malam. Ia membawa sembako dan obar-obatan untuk warga di Sunter Agung Jakarta Utara yang menuai perhatian.

Aksi Presiden Jokowi itu bahkan dikait-kaitkan mirip dengan Khalifah Umar bin Khattab dalam sejarah Islam. Namun, warganet pun terbelah terkait pandangannya.

Sebagian memuji Jokowi yang disebut mirip dengan sosok sahabat Nabi Muhammad SAW karena memanggul beras sendiri untuk rakyatnya yang kelaparan.

Namun, sebagian lainnya justru mencibir aksi Jokowi karena dinilai pencitraan. Mereka menyebut Jokowi tidak bisa meniru apa yang dilakukan dengan Umar bin Khattab karena blusukan dengan menyertakan tim dokumentasi yang terkesan pencitraan.

Sebagai informasi, Khalifah Umar bin Khattab dalam sejarah Islam diceritakan tertampar malam-malam saat mendapati rakyatnya, seorang janda kelaparan. Janda itu memasak batu untuk menenangkan anaknya.

Melihat hal itu, Umar kemudian kembali memikul gandum sendiri dan membantu sang janda memasak malam itu juga. Umar merasa sebagai pemimpin tak memerhatikan rakyatnya. Kisah itu kemudian dikaitkan dengan blusukan Presiden Jokowi.

Kendati memicu perdebatan, aksi blusukan Presiden Jokowi itu dibela oleh Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Profesor Henry Subiakto. Ia menilai wajar Jokowi blusukan karena hanya ingin mengetahui kondisi rakyatnya secara langsung.

"Pemimpin ingin mengetahui detak kehidupan rakyat secara langsung dengan masuk ke pemukiman agar bisa melihat mereka yang lagi susah, itu sesuatu yang baik," tulis Henry seperti dikutip dari Suara.com -- Jaringan Ayobandung.com, Sabtu (17/7/2021).

Pun demikian Henry Subiakto juga menyebut dulu Umar bin Khattab juga blusukan ke rakyat. Dan itu, menurut dia, malah menjadi contoh. Menurut dia, hanya orang dengki yang melihat semua hal dari sisi negatif.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Kapan Kartu Prakerja Gelombang 22 Dibuka? Ini Jawabannya

Kamis, 23 September 2021 | 10:59 WIB

Jadwal Resmi Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Kamis, 23 September 2021 | 10:23 WIB

Pegawai Jiwasraya Protes Dirugikan: Cuti Tidak Dibayar

Rabu, 22 September 2021 | 22:42 WIB
X