Lonjakan Covid-19 Begitu Pesat, Begini Penjelasan Pakar Unpad

- Kamis, 1 Juli 2021 | 14:15 WIB
Ilustrasi -- Virus Corona Covid-19 Strain Delta.
Ilustrasi -- Virus Corona Covid-19 Strain Delta.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pandemi Covid-19 belum berakhir. Terlebih kini kasus aktifnya terus melonjak dan tingkat lonjakannya melebihi Januari 2021 lalu.

Di samping peningkatannya yang begitu tajam, akan tetapi puncak dari lonjakan itu sampai saat ini belum terlihat kapan akan berkahir.

Pakar Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Padjadjaran (Unpad), Irvan Afriandi menyebut, melesatnya kenaikan angka kasus aktif Covid-19 ini disebabkan oleh berbagai aspek.

"Yang bisa kita duga adalah karena merebaknya varian baru (Delta), yang sesungguhnya munculnya varian ini sudah pernah kita ketahui lebih awal," ujar Irvan kepada Ayobandung.com, Kamis, 1 Juli 2021.

Varian Delta ini memiliki tingkat penularan yang tinggi. Merebaknya varian Delta ini dengan cepat, kata Irvan, disebabkan karena respons terhadap kasus Covid-19 selama ini kurang efektif, seperti membiarkan varian itu yang ditemukan di luar Indonesia, masuk ke Indonesia.

Menurutnya, kurangnya efektivitas respons juga bisa dilihat dari tingkat testing yang rendah. Untuk aspek ini, ujar Irvan, disebabkan karena tidak meratanya kapasitas testing di seluruh wilayah di Indonesia.

Kemudian, Irvan melanjutkan, masih banyak orang-orang suspect yang mesti diperiksa. Hal ini dikarenakan tidak semua masyarakat mampu dalam mengakses fasilitas kesehatan untuk testing.

"Akhirnya apa yang terjadi, yang suspect merasa tidak terbukti positif, jadi dia bisa abai. Apalagi yang (pernah) kontak erat lalu merasa tidak bergejala," katanya.

"Hal-hal seperti itulah yang memudahkan untuk peningkatan kasus (Covid-19)," lanjutnya.

Kurangnya penerapan 3T ini, kata Irvan, maka berdampak pada pendeteksian varian baru seperti Delta di Indonesia menjadi lamban.

Selain 3T, tak lupa ia juga menyinggung soal masyarakat yang kini sudah abai terhadap protokol kesehatan 5M.

"Itu semua (varian baru, 3T, dan 5M) saling berkaitan," katanya.

Dugaan Lonjakan Covid-19 akibat Perjalanan

Irvan mengatakan, dugaan lonjakan drastis Covid-19 ini juga diduga karena pada saat lebaran kemarin varian Delta ini diperjalankan dari satu area ke area yang lainnya.

Ia menegaskan, varian Delta itu menyebar bukan dengan sendirinya dari satu orang ke orang lain, akan tetapi varian ini dibawa atau diperjalankan oleh manusia yang membawa virus itu.

"Ada lebaran yang di luar, kan, ketemu (Delta) bisa di perjalanan, bisa di tempat transit," tutupnya.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Cara Mudah Tukar Kode Voucher Pelatihan Kartu Prakerja

Minggu, 26 September 2021 | 21:55 WIB

Aplikasi Pedulilindungi Mau Jadi Alat Pembayaran?

Minggu, 26 September 2021 | 16:46 WIB

Kapan Kartu Prakerja Gelombang 22 Dibuka? Ini Jawabannya

Kamis, 23 September 2021 | 10:59 WIB
X