10 Mahasiswa UI Dipanggil Rektorat UI, Pengamat: Jangan Sampai Ada Istilah Penjinakkan Kampus

- Selasa, 29 Juni 2021 | 18:23 WIB
Ilustrasi mahasiswa Universitas Indonesia.
Ilustrasi mahasiswa Universitas Indonesia.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) mengkritisi sejumlah kebijakan atau janji-janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui unggahan di Instagram resmi BEM UI, @bemui_official, pada Sabtu, 26 Juni 2021.

Dalam unggahan itu, BEM UI menyebut jika Jokowi adalah sosok "The King of Lip Service" karena dianggap hanya melontarkan janji-janji manis belaka. 

Setelah aksi tersebut, keesokan harinya (Minggu, 27 Juni 2021) sebanyak 10 mahasiswa yang merupakan bagian dari BEM UI dan DPM UI dipanggil oleh Rektorat UI melalui Direktur Kemahasiswaan UI, Tito Latif Indra.

Menanggapi hal itu, pengamat politik Universitas Parahyangan, Asep Warlan mengatakan apa yang dilontarkan oleh mahasiswa melalui BEM UI itu adalah bagian dari asipirasi masyarakat.

"Aneh kalau pihak UI sampai reaktif seperti itu (pemanggilan terhadap 10 mahasiswa dari BEM UI dan DPM UI). Tapi hemat saya, pemanggilan itu bukan bentuk apresiasi, tapi lebih kepada menegur," kata Asep ketika dihubungi, Selasa, 29 Juni 2021.

Menurutnya, semestinya mahasiswa tetap diberi ruang dan wadah untuk berpendapat serta mengkritisi Pemerintah atas kinerjanya. 

Yang tidak boleh dilakukan oleh mahasiswa, lanjut Asep, adalah mengungkapkan hal bersifat fitnah, memputar balikkan fakta dari kinerja Pemerintah.

"Kalau hal yang faktual, mengingatkan untuk segera serius dalam menanggapi pendapat itu, harusnya itu dijadikan sebagai sebuah kebiasaan demokrasi kita, jangan dianggap sebagai sebuah ancaman," jelas Asep.

Ia pun secara tegas mempertanyakan sikap Rektorat UI yang sampai memanggil 10 mahasiswa dari UI itu atas kritikan terhadap Presiden Jokowi. Sebab ia yakin bahwa pemanggilan itu bukanlah suatu bentuk apresiasi, melainkan sikap akan menegur dan bahkan menghentikan aksi mahasiswa tersebut.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Daftar Vaksin Covid-19 Online dengan PeduliLindungi

Senin, 18 Oktober 2021 | 22:00 WIB

9 Daerah Turun Status ke PPKM Level 1, Ada Bandung?

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:47 WIB

Resmi! PPKM Diperpanjang Lagi hingga 1 November 2021

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:25 WIB

Kemenag Siap Selenggarakan Haji, Ini Syaratnya

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:14 WIB
X