Youtuber Sukses Siboen Banyumas, Pernah Disangka Pakai Pesugihan

- Minggu, 13 Juni 2021 | 22:00 WIB
Youtuber Siboen asal Banyumas.
Youtuber Siboen asal Banyumas.

BANYUMAS, AYOBANDUNG.COM — Lima tahun silam, kisah hidupnya Siswanto atau akrab dipanggil Siboen bertolak belakang 180 derajat dari kehidupannya sekarang. Lelaki asal Banyumas itu tidak pernah menyangka akan sukses melalui media Youtube.

Sewaktu itu, bapak tiga anak berumur 37 tahun dari Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, itu masih sibuk dengan satu-satunya mata pencaharian di dunia perbengkelan. Medio 2017 menjadi titik balik cerita singkat kesuksesan Siboen, berkat menonton sekilas berita mengenai Atta Halilintar di layar televisi yang berpenghasilan menggunakan media YouTube.

"Awal mula perjalanan ini sebenarnya saat saya tidak sengaja nonton Atta Halilintar yang bisa memiliki penghasilan dari Youtube. Saat itu saya berpikiran ingin mengembangkan usaha saya. Tapi kan susah buka bengkel di desa. Pasti ya "pasiennya" segitu-gitu saja dan orangnya itu-itu saja," kata Siboen menceritakan kisah hidupnya di kediamannya, Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Senin (7 Juni 2021).

Bukan berarti ia mengidolakan Atta Halilintar, ia hanya ingin mendapatkan penghasilan lebih dengan cara halal dengan kemampuan yang saat itu sangat terbatas.

Tak berhenti hanya disitu, ia juga melihat fenomena anak-anak desa tempatnya tinggal kerap melontarkan kata "cingire".

Ia penasaran lalu mencari tahu sendiri fenomena anak-anak sekitaran yang kerap berkata "cingire". Rupanya anak-anak tersebut menirukan perkataan cerita komedi oleh Youtuber asal Kebumen. Dari situlah awal mula konten-kontennya dimulai.

Tiga bulan pertama, tiap harinya ia dengan rutin mengunggah konten komedi yang melibatkan anak sekitaran. Hanya dengan bermodalkan Handphone jenis Xiaomi Redmi 4x dan Samsung Duos ia bikin konten seadanya.

Awal mula, ia kesulitan untuk membuat konten dengan durasi panjang. Keterbatasan kartu memori menjadi satu-satunya penyebab. Maklum saja, perekonomiannya saat itu masih sangat terbatas.

Konten komedi yang saat itu ia buat rupanya kurang diminati oleh warganet. Faktanya, jumlah kunjungan dan pengikutnya tak kunjung naik. Hingga pada akhirnya, datanglah seorang yang ingin membetulkan aki motor jenis N-Max. Karena keluaran terbaru, ia kesulitan untuk mencari letak aki berada.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Resmi, Segini Harga Tarif PCR Terbaru di Jawa-Bali

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:51 WIB
X