Aksi Heroik Ketua RT Selamatkan Ratusan Nyawa dari Terjangan Longsor

- Senin, 7 Juni 2021 | 10:59 WIB
Rumahnya ambruk diterjang longsor, sudah tidak ada yang bisa diselamatkan.
Rumahnya ambruk diterjang longsor, sudah tidak ada yang bisa diselamatkan.

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Raras Raspendi (43) bukanlah super hero seperti di film Spiderman atau lainnya. Dia hanya seorang Ketua Rukun Tetangga (RT). Namun aksi heroiknya mampu menyelematkan ratusan nyawa dari terjangan longsor di Kampung Babalam Cikeuk RT 02 RW 01 Desa Cibokor Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, Jumat (4/6/2021) sekitat pukul 02.00 WIB.

Cerita aksi heroik ketua RT, Raras yang pertama kali diungkapkan Bupati Cianjur Herman Suherman saat meninjau pengungsi bencana longsor, Sabtu (5/6/2021) lalu.

“Luar biasa Pak Raras, sebagai ketua RT mendahulukan warga untuk keluar rumah sebelum terjadi longsor. Kalau tidak bertindak, mungkin ada korban jiwa pada bencana longsor kemarin,” tutur Herman Suherman pada wartawan.

Ada secuil kisah menarik dari bencana longsor tersebut, Ayobandung.com pun menelusuri kebenarannya dengan mendatangi beberapa saksi, termasuk Ketua RT, Raras.

Saat ditemui, Raras agak sulit diajak bicara. Dia lebih banyak melamun saat ditanya kronologi aksinya sewaktu meminta warga keluar rumah beberapa saat sebelum longsor menerjang kampung tersebut.

Menurut Kepala Desa Cibokor, Elian Syahudin, memang sesudah bencana longsor, Raras sulit diajak bicara tapi lebih banyak melamun. Kemungkinan Raras menjadi pendiam karena selain memikirkan rumah dan motor kesayangannya diterjang hingga tertimbun material longsor, juga keinginan menggelar pernikahan anak gadisnya terancam batal.

“Saya dapat informasi dari saudaranya, kalau Kang Raras itu bertahun-tahun mengumpulkan uang hasil dari bertaninya untuk biaya nikah anaknya, tapi sekarang tertimbun longsoran material tanah berlumpur,” kata Elian pada Ayobandung.com, Senin 7 Juni 2021.

Perihal aksi heroik Ketua RT yang menyelematkan ratusan nyawa warga, Elian membenarkan hal tersebut berdasarkan kesaksian warga yang pada saat itu diminta meninggalkan rumah karena akan ada longsor.

Awal kejadiannya saat itu Raras sudah mengetahui tanda-tanda akan terkadi longsor pada tebing bukit  setinggi sekitar 80 meter, karena sejak sore hingga malam diguyur hujan lebat.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Heboh M Kece Dianiaya Irjen Napoleon, Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 08:28 WIB

PPKM Diperpanjang Lagi? Besok Pengumumannya

Minggu, 19 September 2021 | 09:54 WIB

Masyarakat Harus Disiplin Pakai Masker di Acara Keagamaan

Minggu, 19 September 2021 | 09:06 WIB
X