Tak Ada Aksi Pembakaran, Ini Fakta Tebaru Video Viral Bakar Alquran

- Selasa, 25 Mei 2021 | 14:46 WIB
Akun yang mengunggah pembakaran Alquran.
Akun yang mengunggah pembakaran Alquran.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Aziz Andriansyah mengatakan, pelaku berinisial M yang diduga terlibat dalam kasus dugaan penistaan agama tidak melakukan aksi pembakaran Alquran. Aziz menyebut, pelaku hanya menggunggah ulang konten yang sudah ada di internet melalui media sosial. 

"Konten berita yang ada di media sosial tersebut sebenarnya tidak ada pembakaran. Dia (pelaku M) hanya meng-upload ulang video dari konten internet yang lain," kata Aziz di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa 25 Mei 2021.

Aziz menjelaskan, pelaku mengambil semua konten yang berisi penistaan agama itu dari internet. Kemudian, M mengunggah kembali konten pembakaran Alquran itu dan menambahkan ujaran kebencian. 

"Dia (pelaku M) tidak membakar (Alquran) beneran, tapi dia meng-upload konten yang lain, tapi kemudian menambahkan ujaran kebencian," ujar dia. 

Selain itu, Aziz menambahkan, akun media sosial yang digunakan pelaku untuk mengunggah konten itu pun palsu. Ia mengungkapkan, M membuat akun Instagram dengan mencatut nama seorang perempuan berinisial F. 

"Setelah kita telusuri, ternyata (akun) itu adalah digunakan oleh mantan teman laki-laki dari wanita yang namanya digunakan untuk menyebarkan kebencian tersebut," tuturnya.

Aziz menjelaskan, motif M melakukan perbuatannya itu karena sakit hati terhadap F. Ia mengungkapkan, M dan F sebelumnya sempat menjalin hubungan dekat. Namun, M diketahui merasa tersinggung dengan F hingga akhirnya mengunggah konten berisi ujaran kebencian agama dan identitas perempuan tersebut. 

"Muncul ketersinggungan akhirnya dengan maksud untuk membalas dendam atau membalas sakit hati, maka (pelaku M) membuat akun palsu atas nama wanita tersebut dengan melempar ujaran kebencian bersampulkan ujaran kebencian terhadap agama," katanya menjelaskan. 

Azis menuturkan, pelaku sengaja membuat unggahan yang berkaitan dengan agama agar kontennya cepat viral di media sosial. Dengan begitu, aksi balas dendam yang dibuat oleh pelaku terhadap F bisa tersampaikan.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

X