130 Ribu Pekerja Hotel dan Restoran Akan Divaksin Covid-19 AstraZeneca

- Senin, 24 Mei 2021 | 21:53 WIB
Vaksinasi Covid-19.
Vaksinasi Covid-19.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM - Ketua Umum Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, program vaksinasi Covid-19 bagi pekerja hotel dan restoran di Jakarta lebih terlambat jika dibanding dengan daerah lainnya.

Hal tersebut ia ungkapkan saat berbicara di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat pada Senin 24 Mei 2021 ini.

"Jakarta termasuk agak lambat dibanding daerah lain. Kewenangannya ada di Dinas Kesehatan. Tapi yang kita lihat secara menyeluruh, kegiatan vaksin khusus pekerja hotel dan restoran ini sudah cukup baik. Walau ketersediaan vaksin yang sedikit membuat lambat," katanya.

Sukamdani berharap program vaksinasi Covid-19 bagi pekerja hotel dan restoran dapat mencapai cakupan sebanyak 5000 sampai 10.000 vaksinasi per hari.

Itu terjadi karena pekerja hotel dan restoran dianggap sebagai kelompok yang rentan dan memiliki risiko tinggi terpapar infeksi Covid-19.

"Sektor pekerja hotel dan restoran cukup berisiko tinggi, karena mereka berinteraksi dengan masyarakat dan menerima tamu dari luar negeri. Dan itu prioritas yang kita utamakan," paparnya.

Tercatat ada 130.000 orang pekerja hotel dan restoran yang akan mendapat manfaat dari program vaksinasi khusus dari seluruh Indonesia. “Tapi kira-kira secara nasional sekitar 130.000 orang untuk pekerja hotel dan restoran yang sudah teregistrasi,” pungkasnya.

Vaksinasi khusus pekerja hotel dan restoran ini nantinya akan menggunakan vaksin buatan Inggris, AstraZeneca.

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Mentan Minta Ketangguhan Sistem Pangan Diperkuat

Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:03 WIB

Resmi, Segini Harga Tarif PCR Terbaru di Jawa-Bali

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:51 WIB
X