Novel Baswedan: Presiden Jokowi Bebaskan Kami dari Tuduhan

- Selasa, 18 Mei 2021 | 20:24 WIB
Novel Baswedan.
Novel Baswedan.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM - Novel Baswedan menyampaikan rasa terima kasih atas pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap memberikan nama baik 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya, Novel merupakan salah satu di antara para penyidik yang dinonaktifkan lantaran tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Belakangan, Jokowi mengingatkan bahwa peralihan pegawai lembaga antirasuah menjadi ASN tidak boleh merugikan pegawai itu sendiri.

Melalui akun Twitter pribadi @nazaqistsha, Senin 17 Mei 2021, Novel menyampaikan bahwa pernyataan Jokowi secara tak langsung menampik stigma pada mereka.

"Proses TWK yg dibuat Pimp KPK 'Sekolah 75 peg KPK tdk lulus itu' membuat stigma tdk berkebangsaan/tdk Pancasilais. Alhamdulillah dgn pidato pak Presiden Jokowi telah membebaskan kami dari tuduhan itu. Terima kasih pak @jokowi, apresiasi atas perhatian bapak," tulisnya.

Diketahui, Presiden Jokowi akhirnya buka suara soal TWK KPK yang menjadi dasar pimpinan lembaga itu menonaktifkan 75 pegawai berintegritas.

Melalui akun Twitter resmi @jokowi, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut hasil TWK tak bisa menjadi dasar untuk memberhentikan para pegawai lembaga antirasuah.

"Saya berpendapat, hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK, hendaknya tidak serta-merta jadi dasar untuk memberhentikan 75 pegawai yang tidak lulus tes. Kalau ada kekurangan, tentu bisa diperbaiki melalui pendidikan kedinasan tentang wawasan kebangsaan," tulisnya.

Jokowi juga menyatakan sepakat dengan keputusan Mahkama Konstitusi (MK) yang melarang alih status menjadi ASN merugikan pegawai KPK.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Jemaah Bisa Umrah Setelah Karantina Lima Hari

Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:34 WIB
X