Mengundurkan Diri Sebelum Lebaran, Masih Bisa Dapat THR?

- Senin, 19 April 2021 | 11:45 WIB
Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR).
Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR).

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Lebaran Idulfitri tinggal menghitung hari. Tunjangan Hari Raya bagi pekerja yang berhak mendapatkannya pun akan segera diberikan.

Namun bagaimana jika sebelum lebaran, ternyata seorang pekerja mengundurkan diri. Apakah dia masih bisa mendapatkan THR atau tidak?

Landasan Hukum

Dilansir dari Ayosurabaya.com, pekerja yang mengundurkan diri atau resign 30 hari sebelum hari raya Idul Fitri berhak mendapatkan Tunjangan Hari Raya.

Hal tersebut diatur dalam Pasal 7 Ayat 1 Permenaker No.6/2016. Disebutkan bahwa:   
(1) Pekerja/buruh yang hubungan kerjanya berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu dan mengalami pemutusan hubungan kerja terhitung sejak 30 (tiga puluh) hari sebelum Hari Raya Keagamaan, berhak atas THR Keagamaan.

Artinya pekerja PKWTT atau pekerja tetap berhak mendapatkan THR jika ia masih dalam tenggang waktu yang ditentukan oleh pasal 7 ayat 1 Permenaker No.6/2016, yakni 30 (tiga puluh) hari. Jika lebih dari 30 hari, maka pekerja yang bersangkutan tidak berhak.

Contoh Kasus

Seorang pekerja tetap bernama Dewi mengajukan pengunduran diri dari sebuah perusahaan pada awal Februari 2021. Pengunduran dirinya berlaku efektif mulai 19 April. Sementara Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 13 Mei.

Maka Dewi berhak mendapatkan THR karena pengunduran dirinya masih dalam tenggang waktu yang ditentukan. Pengunduran diri Dewi terhitung masih 25 hari. Namun jika Dewi sudah resign pada 1 April maka ia tidak berhak mendapatkan THR karena lebih dari masa tenggang waktu.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

X