Dirugikan Marketplace yang Batasi Jasa Ekspedisi? KPPU: Laporkan ke Kami!

- Kamis, 15 April 2021 | 12:33 WIB
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

CIBEUNYING KIDUL, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah III mengimbau kepada masyarakat untuk melapor jika merasa dirugikan oleh marketplace yang memaksa konsumennya untuk menggunakan jasa ekspedisi milik sendiri.

Menurut Kepala KPPU Kanwil III Aru Armando, setiap konsumen di marketplace memiliki hak untuk menentukan preferensi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Aru menyampaikan, setiap konsumen dapat melaporkan kepada KPPU jika ada marketplace yang melakukan pembatasan-pembatasan terhadap kebebasan konsumen atau peluang usaha bagi mitra-mitra yang ikut andil dalam suatu lingkup ruang usaha.

Perilaku itu, menurut Aru, disebut sebagai “Tying In” atau Perjanjian Tertutup yang dapat menghalang-halangi kebebasan para konsumen untuk turut andil dalam pertumbuhan suatu industri.

“Jika ada masyarakat yang menduga adanya indikasi pelanggaran atau merasa dirugikan (oleh pembatasan yang dibuat oleh marketplace tertentu), bisa melapor ke KPPU via email, dan bisa juga datang langsung ke kantor KPPU yang ada di kantor perwakilan, misalnya. Nanti kami akan tindaklanjuti," katanya.

"Tapi, tentu laporan dari masyarakat itu ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh masyarakat yang hendak melapor,” ujar Aru.

Masyarakat yang hendak melaporkan suatu marketplace yang terindikasi melakukan pembatasan hak konsumen dan mitra usaha yang lain dapat mengirim surat elektronik ke pengaduan@kppu.go.id. Untuk persyaratannya, pelapor bisa mengecek ke situs https://kppu.go.id/kontak/.

Selain itu, pelapor juga bisa menelepon ke nomor (021) 3507015/ 3507016/ 3507043. Selanjutnya, jika persyaratan sudah dipenuhi, pihak KPPU akan melakukan investigasi.

Selain konsumen yang aktif sebagai pembeli, pihak penjual dan mitra ekspedisi termasuk sebagai konsumen dalam suatu marketplace. Jika ada pihak marketplace yang membatasi pilihan mitra ekspedisi dalam suatu transaksi jual-beli, maka ketiga pihak yang terlibat itu akan mengalami kerugian dalam segi-segi tertentu.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Tes PPPK Guru Tahap 2 Diundur?

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:24 WIB

Cegah Omicron, Indonesia Larang WN dari Hong Kong

Senin, 29 November 2021 | 15:46 WIB
X