Shopee Diduga Langgar Hak Konsumen, HLKI: Bisa Disanksi Cabut Izin!

- Senin, 5 April 2021 | 16:12 WIB
Shopee, yang dikritik warganet karena membuat pembeli tak bisa memilih ekspedisi sendiri.
Shopee, yang dikritik warganet karena membuat pembeli tak bisa memilih ekspedisi sendiri.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Shopee mendapat kritikan dari warganet terkait tidak bebasnya pembeli dalam memilih jasa ekspedisi yang diinginkan setelah melakukan transaksi di e-commerce tersebut. 

Menanggapi hal itu, Ketua Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Firman Turmantara menyebut, apa yang dilakukan Shopee bisa menimbulkan pelanggaran terhadap hak konsumen.

Firman mengatakan, dalam ketentuan Pasal 4 UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) yang mengatur hak konsumen disebutkan, salah satu hak konsumen adalah hak memilih barang dan/atau jasa yang akan digunakannya, termasuk hak untuk memilih jasa pengiriman.

"Hak konsumen untuk memilih barang dan/atau jasa yang akan digunakannya, juga merupakan hak dasar/asasi konsumen yang diatur dalam "Declaration of Consumers Right" dan diatur dalam Resolusi PBB tahun 1985," ujar Firman kepada Ayobandung.com, Senin 5 April 2021.

Ia menambahkan, bila Shopee benar-benar terbukti melanggar hak konsumen dalam memilih barang dan/jasa yang akan digunakan, maka Shopee bisa dikenakan sanksi administratif, yaitu sanksi pencabutan izin.

"Ketentuan lain yaitu Pasal 8 UUPK pelaku usaha dalam menjaankan usahanya harusnya sesuai dengan standar dan ketentuan peraturan per-UU-an yang berlaku. Pelanggaran terhadap pasal ini bisa dikenakan sanksi perdata, sanksi administrasi (pencabutan izin) dan sanksi pidana," tegasnya.

Sebelumnya, Dindin (25), salah seorang pengguna Shopee yang sudah setia menggunakan marketplace tersebut selama tiga tahun, mengungkapkan kekecewaannya saat dia tidak bisa lagi memilih layanan ekspedisi yang biasa dia gunakan.

Dindin yang sudah merasa nyaman dengan Shopee pun merasa dirugikan ketika dia tidak bisa lagi memilih jasa layanan yang dia inginkan. Bagi Dindin, setiap jasa ekspedisi memiliki kualitas pelayanan yang berbeda-beda untuk setiap wilayah.

Oleh karena itu, menurutnya, yang lebih tahu mana jasa ekspedisi yang tepat untuk digunakan adalah pembeli yang akan menerima barang dari kurir. 

"Kalau untuk kebijakan baru yg dibuat ini saya tidak tahu kapan. Tapi, setelah saya mau bertransaksi, kenapa ada kebijakan baru yang merugikan banyak pihak mulai dari seller, buyer, ekpedisi juga bisa terdampak," ungkapnya.

Halaman:
1
2

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Polisi Selidiki Aktor Bentrokan Double O Sorong

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:54 WIB

19 Orang Meninggal dalam Bentrok di Double O Sorong

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:53 WIB

Sekolah Induk Jadi Prioritas di PPPK Tahap 3?

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:00 WIB

Prakerja Gelombang 23 Segera Dibuka, Cepat Buat Akun!

Senin, 24 Januari 2022 | 17:33 WIB

Resmi! Street Race Digelar di Meikarta Bekasi

Senin, 24 Januari 2022 | 10:30 WIB

Tenaga Honorer yang Dihapus Akan Jadi PNS Tahun 2023?

Senin, 24 Januari 2022 | 10:10 WIB

Inilah Website Asli Metrolagu MP3, Jangan Salah Pilih

Senin, 24 Januari 2022 | 10:00 WIB
X