Insentif Nakes Dipotong: Padahal 75,6% Nakes Belum Terima Insentif

- Kamis, 4 Februari 2021 | 10:09 WIB
Ilustrasi -- Insentif Nakes.
Ilustrasi -- Insentif Nakes.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah memutuskan untuk mengurangi nilai insentif yang diterima oleh tenaga kesehatan (nakes) pada tahun ini. Besaran pemangkasan insentif tenaga ke­sehatan tersebut bahkan mencapai Rp7,5 juta rupiah.

Padahal, dilansir dari Ayojakarta.com, berdasarkan data LaporCovid-19 menunjukkan sebanyak 75,6% dari 160 nakes belum menerima insentif.

"LaporCovid temukan ada 75,6% nakes yang sama sekali belum menerima dana insentif sesuai KMK 2597/2020. Kalo pun menerima, 24% nya tidak utuh alias dipotong," cuit akun Twitter @LaporCovid, Kamis (4/2/2021).

Padahal, lebih dari 40% mereka yang belum menerima insentif ini bekerja di RS rujukan Covid-19 dan memberikan pelayanan Covid-19. Sementara nakes yang telah menerima insentif ternyata juga tidak menerima haknya secara penuh.

Sementara per 27 Januari 2021, LaporCovid-19 juga menerima laporan dari tujuh keluarga tenaga kesehatan yang belum menerima santunan kematian. Dikhawatirkan, jumlah keluarga yang belum menerima santunan ini jauh lebih banyak, namun mereka belum melaporkan.

Apabila dilihat dari data nasional, Kementerian Keuangan per 11 Desember 2020, baru mencairkan dana santunan terhadap 153 nakes yang meninggal karena Covid-19.

"Santuan kematian baru diberikan kepada 153 nakes, per 11 Desember 2020. Padahal ada 456 nakes yg gugur per 11 Desember itu. Bagaimana wujud penghargaan negara terhadap 303 nakes yang gugur dalam tugas lawan Covid?" ungkapnya.

Padahal, Pusara Digital LaporCovid-19 mencatat sudah 456 nakes yang meniggal hingga 11 Desember 2020. Penambahan jumlah nakes yang meninggal juga terus terjadi, sehingga 684 tenaga kesehatan yang gugur akibat Covid-19 per 2 Februari 2021. Artinya, masih banyak sekali keluarga nakes yang belum mendapatkan haknya.

Oleh karenanya, pemerintah wajib merealisasikan dan santunan kesehatan bagi mereka yang gugur karena Covid-19, sesuai KMK HK.01.07/Menkes/2539/2020.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Jemaah Bisa Umrah Setelah Karantina Lima Hari

Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:34 WIB
X