3 Ungkapan Abu Janda yang Dianggap Menghina Islam

- Selasa, 2 Februari 2021 | 14:35 WIB
Abu Janda diperiksa polisi atas kasus ujaran kebencian dan penistaan agama.
Abu Janda diperiksa polisi atas kasus ujaran kebencian dan penistaan agama.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Aktivis media sosial (medsos) Permadi Arya alias Abu Janda diperiksa Direktorat Tindak Pidana Siber (Ditsiber) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (1/2). Abu Janda diperiksa penyidik selama 12 jam dan dicecar sekitar 50 pertanyaan.

Berdasarkan pantauan dari lokasi, Abu Janda yang membawa tas berisi pakaian selesai menjalani pemeriksaan pukul 19.37 WIB. Abu Janda diperiksa terkait pernyataannya di akun Twitter soal Islam Arogan dari Arab.

"Saya diperiksa sudah 12 jam, pertanyaan sudah tidak terhitung lagi, mungkin 50 pertanyaan itu sudah lebih. Ternyata, proses pemeriksaan hari ini sepertinya sudah tuntas dan akan dilanjutkan lagi untuk panggilan selanjutnya pada Kamis," ujar Abu Janda yang mengenakan kemeja flanel warna abu-abu saat ditemui di gedung Bareskrim Polri.

Ditinjau dari isu-isu sebelumnya, Abu Janda kerap melontarkan berbagai ungkapan yang menimbulkan kontroversi di masyarakat, terutama kepada pihak umat Islam. Dia pun berkali-kali dilaporkan ke polisi, tetapi kerap lolos dari jeratan hukum atau kasusnya jalan di tempat. Beberapa pernyataan dari Abu Janda juga sempat viral dan dianggap menghina Islam, berikut ialah tiga di antaranya.

1. Islam arogan

"Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampai kebaya diharamkan dengan alasan aurat," diungkap Abu Janda lewat akun Twitter, @permadiaktivis1.

Cuitan tersebut dibuat pada Ahad (24/1), saat menimpali cicitan Tengku Zulkarnain, dan sudah dihapus oleh Abu Janda.

Adapun Tengku di akun @ustadtengkuzul menulis, "Dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, Apertheid. Akhirnya tumbang juga. Di mana mana negara normal tidak boleh mayoritas arogan terhadap minoritas. Apalagi jika yang arogan minoritas. Ngeri melihat betapa kini Ulama dan Islam dihina di NKRI."

2. Terorisme itu beragama Islam

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Internet di Indonesia Akan Mati Total Seminggu?

Selasa, 28 September 2021 | 12:21 WIB

Cara Mudah Tukar Kode Voucher Pelatihan Kartu Prakerja

Minggu, 26 September 2021 | 21:55 WIB
X