Tambah 9.994 Kasus Baru Covid-19, Total Konfirmasi Positif Nyaris Tembus Sejuta!

- Senin, 25 Januari 2021 | 15:38 WIB
Corona Covid-19
Corona Covid-19

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Hari ini, Senin (25/1/2021), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan sebanyak 9.994 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia. Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 999.256 kasus.

Dilansir dari Ayojakarta.com, untuk rekor kasus tertinggi di Indonesia, terjadi pada 16 Januari yaitu sebanyak 14.224 kasus. Rekor tersebut dihasilkan dengan jumlah sampel 63.300

Penambahan hari ini termasuk total 161.636 kasus aktif dengan pengurangan 981 kasus dari hari kemarin, 809.488 total kasus sembuh dengan penambahan 10.678 kasus yang berhasil disembuhkan, serta 28.132 kasus meninggal dunia dengan penambahan 297 kasus meninggal.

Berikut Ayojakarta rangkum kasus harian Covid-19 secara nasional selama sepekan belakang, yang bersumber dari covid19.go.id:

19 Januari: 10.365 kasus
20 Januari: 12.568 kasus
21 Januari: 11.703 kasus
22 Januari: 13.632 kasus
23 Januari: 11.788 kasus
24 Januari: 12.191 kasus
25 Januari: 9.994 kasus

Satgas Penanganan Covid-19 telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penerapan Pelaksaanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa - Bali periode 11 hingga 18 Januari 2021.

Monitoring dan evaluasi tersebut meliputi 73 kabupaten/kota, terdiri dari 46 wajib PPKM dan 23 kabupaten/kota inisiatif daerah. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menyatakan hasil monitoring evaluasi inilah yang menjadi dasar perpanjangan PPKM yang akan dimulai pada 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Menutut dia, perpanjangan dirasakan perlu karena dampak dari kebijakan PPKM periode 11 - 25 Januari 2021, belum sepenuhnya memberi hasil maksimal.

Wiku menilai kebijakan PPKM sebagai bentuk intervensi pemerintah terhadap kasus Covid-19, membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan hasilnya. Sementara, dampak yang dihasilkan akibat adanya pemicu atas penularan kasus membutuhkan waktu yang lebih singkat.

"Sehingga, perlu adanya pelaksaanaan kebijakan ini secara sungguh-sungguh, untuk menghasilkan perubahan yang signifikan terhadap penanganan kasus Covid-19, berdasarkan seluruh indikator yang ada," ungkapnya memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Kamis (21/1/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Jemaah Bisa Umrah Setelah Karantina Lima Hari

Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:34 WIB
X