Jokowi Jamin Bansos UMKM, Kartu Prakerja dan Subsidi Upah Dilanjutkan 2021

- Jumat, 22 Januari 2021 | 10:59 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan bantuan sosial dan insentif pekerja untuk menanggulangi dampak Covid-19 jangka pendek.
Presiden Joko Widodo menyampaikan bantuan sosial dan insentif pekerja untuk menanggulangi dampak Covid-19 jangka pendek.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Presiden Joko Widodo menjamin tetap melanjutkan penyaluran bantuan sosial dan sejumlah insentif lain bagi masyarakat terdampak pandemi serta para pelaku UMKM pada 2021 ini.

Menurut Kepala Negara, berbagai insentif tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam jangka pendek untuk menghadapi masa pandemi COVID-19.  Jokowi menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara kunci dalam Kompas100 CEO Forum Tahun 2021 pada Kamis (21/01/2021) pagi, secara virtual dari Istana Negara, Jakarta seperti dilansir Setkab.go.id.

“Akan kita teruskan yang berkaitan dengan bantuan sosial untuk yang tidak mampu. Kemudian yang berkaitan dengan bantuan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah entah itu insentif pajak atau bantuan modal darurat,” ujar Presiden.

Pemerintah juga akan memberikan perhatian bagi masyarakat yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja melalui salah satu program pemerintah, Kartu Prakerja. Semua program dan upaya tersebut dimaksudkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu meringankan beban yang dirasakan oleh mereka yang terdampak pandemi saat ini.

Sementara dari sisi penanganan kesehatan, Presiden menegaskan bahwa kedisiplinan terhadap protokol kesehatan masih menjadi strategi utama bagi penanganan pandemi yang juga menjadi upaya jangka pendek pemerintah.

“Bapak-Ibu (CEO) harus berbicara kepada karyawan-karyawannya. Gubernur, bupati, wali kota, camat, lurah, RT dan RW-nya harus berbicara kepada rakyat kita betapa penting yang namanya disiplin terhadap protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, selalu cuci tangan,” tuturnya.

Kedisiplinan tersebut juga akan diikuti pemerintah pusat dan daerah dengan membenahi persoalan testingtracing, dan treatment sebagai salah satu bagian dari upaya penanganan di bidang kesehatan.

Terkini, pemerintah telah memulai pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 secara gratis yang pada tahap pertama ini memprioritaskan para tenaga kesehatan yang ada di seluruh Indonesia. Kepala Negara mengatakan bahwa Indonesia memiliki kekuatan besar dan pengalaman yang banyak melalui program-program serupa yang telah berjalan bertahun-tahun lamanya.

“Kita punya kekuatan: 30 ribu vaksinator, kurang lebih 10 ribu puskesmas, dan lebih dari 3 ribu rumah sakit yang bisa kita gerakkan. Kita memiliki puskesmas yang setiap tahunnya juga melakukan imunisasi kepada anak-anak kita,” kata Presiden.

Halaman:

Editor: A. Dadan Muhanda

Tags

Terkini

Jemaah Bisa Umrah Setelah Karantina Lima Hari

Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:34 WIB
X