Aturan Mencoblos di Pilkada Saat Pandemi

- Senin, 7 Desember 2020 | 11:22 WIB
Ilustrasi Pilkada.
Ilustrasi Pilkada.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah wilayah di Indonesia akan menggelar pilkada serentak pada 9 Desember mendatang. Di Jawa Barat (Jabar), ada sejumlah daerah yang menyelenggara pilkada, di antaranya Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Depok

Untuk meminimalisasi risiko penularan Covid-19, KPU mengeluarkan aturan khusus.
Berikut sejumlah aturan yang akan diterapkan saat warga mencoblos di TPS pada Pilkada 2020, seperti dilaporkan Ayojakarta.com.

1. Jumlah pemilih per-TPS dikurangi, dari maksimal 800 orang menjadi maksimal 500 orang.

2. Kehadiran pemilih ke TPS diatur jamnya, setiap jam untuk sekian pemilih. Jadi, kehadiran pemilih diatur rata per jam, sehingga tidak menumpuk di pagi hari seperti sebelum-sebelumnya.


3. Ketika pemilih antre di luar maupun saat duduk di dalam TPS diatur jaraknya, minimal 1 meter sehingga tidak terjadi kerumunan.

4. Dilarang bersalaman, terutama antara petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dengan pemilih. Termasuk sesama pemilih.

5. Disediakan perlengkapan cuci tangan portable atau wastafel dengan air mengalir dan sabun di TPS, bagi pemilih sebelum dan sesudah mencoblos.

6. Petugas KPPS mengenakan masker selama bertugas, disiapkan masker pengganti sebanyak tiga buah selama bertugas. Pemilih diharapkan membawa masker sendiri dari rumah. Di area TPS hanya disediakan cadangan dalam jumlah terbatas.

7. Petugas KPPS mengenakan sarung tangan selama bertugas. Setiap pemilih disediakan sarung tangan plastik (sekali pakai) di TPS.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Resmi, Segini Harga Tarif PCR Terbaru di Jawa-Bali

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:51 WIB
X