Kemenkes: Kesehatan Masyarakat Perlu Diprioritaskan saat Pandemi Covid-19

- Selasa, 1 Desember 2020 | 11:44 WIB
Dialog produktif dengan tema
Dialog produktif dengan tema

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kesehatan masyarakat saat ini perlu diprioritaskan terutama dalam pengendalian Covid-19.

Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan Kemenkes, Mohamad Subuh mengatakan, saat berbicara mengenai kesehatan masyarakat, perlu adanya pemetaan mengenai bagaimana cara mencegah penyakit daripada mengobati.

"Fokus kepada masalah kesehatan merupakan masalah utama," katanya saat dialog produktif dengan tema "Vaksinasi: Pencegahan dan Pengobatan" di Media Center KPCPEN, Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, pemerintah memang menyediakan anggaran untuk Covid-19. Namun, kata dia, yang terpenting adalah pengendalian di masyarakat.

Dia mencontohkan, pasien yang suspek akan dibiayai pemerintah di rumah sakit mana pun selama menerima perawatan Covid-19.

"Ini sesuai dengan hitung-hitungan pemerintah, bagaimana dengan ICU, bagaimana dengan Covid-19. Ini jelas sesuai dengan aturan pemerintah," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, pengendalian Covid-19 perlu terus dilakukan terutama sembari menunggu penyebaran vaksin kepada masyarakat secara masif.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Yana Mulyana memastikan tim gugus tugas di daerah akan terus mendorong sosialisasi program vaksinasi. Hal itu mengingat masih adanya temuan di masyarakat yang belum mengetahui mengenai vaksin ini.

“Semua pemerintah kabupaten/kota di Indonesia diminta lebih ke sosilissasi dulu. Karena berdasarkan survei Kemenkes masih ada 26 koma sekian persen masyarakat yang belum tahu tentang vaksin,” ucap Yana.

Sekali pun informasi di Kota Bandung lebih terbuka, namun Yana memastikan Tim Gugus Tugas Kota Bandung akan terus menyebarkan informasi sedetail mungkin mengenai program vaksinasi ini.

“Karena memang masih ada dinamika di masyarakat. Jadi kuncinya memang sosialisasi,” ujarnya.

Selain menggenjot sosialisasi, Yana mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga akan segera berkoordinasi untuk menyiapkan kebutuhan pelaksanaan vaksinasi sejak dini, di antaranya, memersiapkan data sasaran yang akan diberikan vaksin.

Para petugas yang berinteraksi langsung dengan pelayanan masyarakat karena sektor ini dinilai cukup rentan berpotensi menyebarkan virus Corona.

“Kita juga diharapkan mempersiapkan data yang berhak mendapatkan sesuai kriteria. Seperti petugas kesehatan atau petugas lainnya yang sering berinteraksi dengan masyarakat,” jelasnya.

Mengenai waktu pelaksanaan vaksin, Yana belum bisa memberikan kepastiannya sebab masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“(Vaksin) Merah Putih katanya beres 2021, terus ada Sinovac juga itu pokoknya rata-rata 2021. Sinovac tahap ketiga ini sedang jalan dan Merah Putih juga sedang berproses,” katanya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

9 Daerah Turun Status ke PPKM Level 1, Ada Bandung?

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:47 WIB

Resmi! PPKM Diperpanjang Lagi hingga 1 November 2021

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:25 WIB

Kemenag Siap Selenggarakan Haji, Ini Syaratnya

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:14 WIB

4.874 Akun Pinjol Ilegal Ditutup Kemenkominfo

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:04 WIB
X