Ini Aturan Bersepeda dari Pemerintah, mulai Spakbor hingga Bel

- Kamis, 24 September 2020 | 13:53 WIB
Warga bersepeda di Jalan Aceh, Kota Bandung, Sabtu (4/7/2020). Pemerintah Kota Bandung memberlakukan protokol baru dalam bersepeda yang telah disesuaikan dengan aturan di era new normal. Pesepeda harus tetap menerapkan protokol keselamatan dan kesehatan selama bersepeda, seperti menggunakan helm, kacamata, masker, selalu mencuci tangan atau menggunakan handsanitaizer, membawa botol minum sendiri, menjaga jarak, serta selalu menjaga kebersihan sepeda.
Warga bersepeda di Jalan Aceh, Kota Bandung, Sabtu (4/7/2020). Pemerintah Kota Bandung memberlakukan protokol baru dalam bersepeda yang telah disesuaikan dengan aturan di era new normal. Pesepeda harus tetap menerapkan protokol keselamatan dan kesehatan selama bersepeda, seperti menggunakan helm, kacamata, masker, selalu mencuci tangan atau menggunakan handsanitaizer, membawa botol minum sendiri, menjaga jarak, serta selalu menjaga kebersihan sepeda.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan aturan bagi pesepeda. Aturan tersebut mengatur persyaratan yang harus dipenuhi pesepeda sebelum bersepeda di jalan. Aturan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 59 Tahun 2020 tentang keselamatan pesepeda di jalan.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, sepeda yang baik harus memenuhi beberapa persyaratan seperti memiliki spakbor, bel, rem, lampu, alat pemantul cahaya berwarna merah, alat pemantul cahaya berwarna putih atau kuning, dan pedal.

Hal itu juga tertuang dalam aturan PM 59 pada pasal 2 terkait dengan persyaratan pesepeda di jalan.

"Selain itu untuk berkendara sepeda yang aman pesepeda pada malam hari harus menyalakan lampu serta menggunakan atribut yang dapat memantulkan cahaya, memakai alas kaki dan memahami serta mematuhi tata cara berlalu lintas," ujar Dirjen Budi Setiyadi, dikutip dari Suara.com, Kamis (24/9/2020).

Adapun dalam aturan tersebut, spakbor yang digunakan pada sepeda juga tak boleh asal.

Dalam pasal 3 ayat 1, pesepeda harus menggunakan spakbor pada sepedannya, yang mampu mengurangi percikan air ke arah belakang, dan memiliki lebar paling sedikit sama dengan telapak ban.

Begitu juga dengan bel, bel yang digunakan di sepeda harus sesuai dengan aturan tersebut.

"Bel sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (2) huruf b merupakan alat yang menghasilkan bunyi yang dapat bersumber dari listrik atau getaran dan harus berfungsi dengan baik," isi dalam aturan tersebut.

Adapun berikut syarat-syarat pesepeda yang ingin bersepeda di jalan raya

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Indonesia Siap Produksi Mobil Listrik Mei 2022

Jumat, 17 September 2021 | 21:45 WIB

Epidemiolog Sebut Varian Mu Kemungkinan Masuk Indonesia

Jumat, 17 September 2021 | 15:15 WIB

Indonesia Kembali Datangkan 2,6 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Jumat, 17 September 2021 | 13:32 WIB

Daftar Gaji PNS 2021 Lengkap untuk Golongan I hingga IV

Jumat, 17 September 2021 | 11:32 WIB
X