Presiden Instruksikan KCIC Jakarta-Bandung Diteruskan hingga Surabaya

- Jumat, 29 Mei 2020 | 13:51 WIB
Pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Tegalluar, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa (26/11/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Tegalluar, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa (26/11/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung rupanya sedang dikaji untuk diteruskan ke Surabaya. Wacana ini dilontarkan oleh Presiden Jokowi saat rapat terbatas di Istana Negara, Jumat (29/5/2020).

"Terkait dengan program kereta cepat Jakarta-Bandung arahan bapak Presiden kereta cepat ini dilanjutkan, artinya perencanaannya dari Jakarta-Bandung Bandung-Surabaya," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

AYO BACA : Pemkab Purwakarta Janji Fasilitasi Warga Terdampak Proyek KCIC

Dengan rencana ini, maka rencana proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya yang semula ingin dibangun juga oleh pemerintah dinyatakan batal karena sudah diintegrasikan dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Diintegrasikan, diintegrasikan," kata Airlangga.

AYO BACA : Protes Proyek KCIC, Warga Purwakarta Dirikan Tenda Pengungsian

Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan, Presiden menginginkan setiap proyek yang akan dibangun memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga tidak ada anggaran milik pemerintah yang sia-sia.

Meski begitu kata Airlangga, Menteri BUMN Erick Thohir diminta Presiden untuk mengkaji terlebih dahulu apakah proyek ini layak untuk dibangun atau tidak.

"Oleh menteri BUMN akan dikaji baik itu mengenai anggota konsorsium juga mengenai rutenya dan total projectnya," kata dia.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

PPKM Diperpanjang, Airlangga: Level Relatif Turun

Senin, 6 Desember 2021 | 17:26 WIB
X