Kemenag Minta Arab Saudi Pastikan Haji Sebelum 13 Mei

- Rabu, 6 Mei 2020 | 21:57 WIB
Ibadah haji. (istimewa)
Ibadah haji. (istimewa)
<p> p><p><strong>JAKARTA, AYOBANDUNG.COMstrong> -- Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Nizar Ali mengatakan, sampai saat ini belum ada informasi resmi dari <a href="https://www.ayobandung.com/tag/Arab-Saudi">Arab Saudia> terkait penyelenggaraan haji 1441H/2020M. Saudi, sebagaimana Indonesia, saat ini masih fokus pada percepatan penanganan Covid-19 demi keselamatan dan kesehatan warganya.p> <p>"Koordinasi kami dengan pihak Konsul Haji KJRI Jeddah, sampai saat ini belum ada keputusan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Saudi terkait haji tahun ini, apakah jalan atau bagaimana," ujar Nizar lewat keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (6/5/2020). “Kami terus memantau perkembangan dan menunggu keputusan resmi dari Pemerintah <a href="https://www.ayobandung.com/tag/Arab-Saudi">Arab Saudia>,” sambungnya.p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>Namun, Nizar berharap, kepastian penyelenggaraan haji 1441H/2020M ini sudah diumumkan Saudi sebelum 20 Ramadan atau 13 Mei. Menurut dia, Saudi akan segera memasuki masa liburan musim panas."Harapan kami, tanggal 19 Ramadan atau 12 Mei sudah ada keputusan," tutur Nizarp> <p>"Jika baru diputuskan setelah libur, maka untuk persiapan terlalu mepet karena operasional haji dimulai bulan Zul Qa&#39;dah," lanjutnya.p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>Nizar mengaku mendengar informasi bahwa Pemerintah <a href="https://www.ayobandung.com/tag/Arab-Saudi">Arab Saudia> akan membuka kembali akses Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk Shalat Taraweh. Termasuk juga akses masyarakat untuk thawaf sunnah (bukan thawaf umrah). "Setelah akses kembali dibuka, semoga Saudi segera umumkan kepastian pelaksanaan haji tahun ini, jalan tau tidak," jelasnya.p> <p>Nizar menjelaskan, proses persiapan penyelenggaraan haji di Indonesia tetap berjalan. Manasik haji non tatap muka (daring) sudah dilakukan dengan mendesiminasikan video melalui media sosial.“Saat ini kami mengintensifkan penyebaran video manasik haji melalui media sosial Kementerian Agama agar lebih mudah diakses masyarakat,” ujar dia.p> <p>Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahap I juga baru ditutup pada 30 April 2020. Total ada 179.584 jemaah haji reguler yang telah melakukan pelunasan.p> <p>Kuota Haji Indonesia tahun 2020 berjumlah 221.000. Jumlah ini terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus. “Karena masih ada sisa kuota, akan dibuka pelunasan biaya haji tahap kedua, yaitu dari 12-20 Mei 2020,” jelas dia.p><p><strong>AYO BACA : strong>p>

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Akhirnya, Toilet SPBU Gratis!

Sabtu, 27 November 2021 | 12:30 WIB

20 Link Twibbon Hari Menanam Pohon Indonesia 2021

Jumat, 26 November 2021 | 20:08 WIB

Resmi, PPKM Level 3 Diterapkan di Semua Daerah

Rabu, 24 November 2021 | 20:28 WIB
X