Ini Solusi Mentan SYL Selamatkan Petani Jagung dari Ijon

- Senin, 20 April 2020 | 17:06 WIB
Mentan SYL bersama Bupati Jeneponto Iksan Iskandar melakukan panen padi di  Desa Kalumpangloe, Dusun Palippri, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto.
Mentan SYL bersama Bupati Jeneponto Iksan Iskandar melakukan panen padi di Desa Kalumpangloe, Dusun Palippri, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto.

JENOPONTO, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengunjungi Kabupaten Jenoponto, salah satu sentra produksi Jagung dan padi di Sulawesi Selatan, Senin (20/4/2020).

Dalam kunjungannya, Mentan SYL menyampaikan pentingnya kerja sama dan kebersamaan dalam membangun pertanian terlebih di masa pandemi global Covid-19.

"Saya mengajak kepolisian dengan Satgas Pangan-nya, Bulog, pelaku usaha, TNI. Ini panggilan negara. Kita pastikan kebutuhan pangan masyarakat aman. Bantu negara ini ya, dek " kata SYL saat diterima Bupati Jeneponto Iksan Iskandar.

Pertanian, menurut Mentan SYL, dalam situasi dan kondisi seperti ini tidak boleh berhenti.

AYO BACA : Berkah Belanja Online di TTIC Kementan di Tengah Pandemi Corona

"Kegiatan produksi dan distribusi harus jalan. Saya minta Kepolisian kawal angkutan yang membawa bahan pangan," ujarnya.

Mentan SYL bersama Bupati Jeneponto Iksan Iskandar juga melakukan panen padi di  Desa Kalumpangloe, Dusun Palippri, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto.

Dalam sambutannya, Bupati Iksan melaporkan bahwa ada 26.000 hektare sawah di Kabupaten Jeneponto dengan produktivitas 5-6 ton per hektare, dan 36.000 hektare jagung dengan produktivitas 7,8 ton per hektare.

"Tapi saya sampaikan sedikit kendala, Pak Menteri. Untuk komoditas jagung, sebagian petani menjual hasilnya ke daerah lain dikarenakan ada selisih harga. Kadar air jagung petani di sini mencapai 30%, harganya Rp1.700 per kilogram. Sementara di tempat lain, Rp 1.800 per kilogram," ungkap Iksan.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Tes PPPK Guru Tahap 2 Diundur?

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:24 WIB

Cegah Omicron, Indonesia Larang WN dari Hong Kong

Senin, 29 November 2021 | 15:46 WIB
X