Terkait Natuna, Kegarangan Prabowo yang Dulu Dipertanyakan

- Minggu, 5 Januari 2020 | 10:06 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Ayobandung.com)
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Jumat (3/1/2019) sore lalu menyambangi kantor Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta.

Pertemuan itu guna membahas soal klaim Cina atas perairan Natuna, Kepulauan Riau. Seusai pertemuan dengan Luhut, langgam Prabowo bisa dibilang berbeda dalam konteks kedaulatan NKRI.

Selama ini publik mengenal Prabowo sebagai mantan prajurit, patriot sejati, dan garang jika berbicara soal kedaulatan negara. Pada masa kampanye Pilpres 2019 lalu, Prabowo bahkan sampai menggebrak-gebrak mimbar pidato saat meluapkan amarahnya terhadap antek asing dan kekayaaan negara yang dirampok.

Namun kini, Prabowo terkesan tenang dan santai kala perairan Natuna 'dijajah' China. Kapal-kapal nelayan China yang dikawal Coast Guard mereka, tidak hanya mengambil ikan dari perairan Natuna, tetapi juga mengusir nelayan kita.

"Kita tentunya gini, kita masing masing ada sikap. Kita harus cari satu solusi baiklah di ujungnya. Saya kira ada solusi baik. Kita selesaikan dengan baik ya, bagaimanapun China negara sahabat," kata Prabowo kepada wartawan seusai bertemu Luhut seperti diberitakan Republika Minggu (5/1/2020).

Prabowo menambahkan masalah yang terjadi di Natuna baru-baru ini diharapkan tidak mengganggu hubungan ekonomi di antara kedua negara.

"Kita cool saja, kita santai kok," imbuhnya.

AYO BACA : Natuna Diusik Cina, Ini Pesan Dedi Mulyadi untuk Prabowo

Senada dengan Prabowo, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga meminta masalah klaim Cina atas perairan Natuna tidak perlu dibesar-besarkan. Pasalnya, Indonesia tidak pernah mengakui klaim China atas wilayah Tanah Air itu karena tidak sesuai dengan keputusan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982 yang menetapkan wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Cara Mudah Tukar Kode Voucher Pelatihan Kartu Prakerja

Minggu, 26 September 2021 | 21:55 WIB

Aplikasi Pedulilindungi Mau Jadi Alat Pembayaran?

Minggu, 26 September 2021 | 16:46 WIB
X