Korban Tsunami Selat Sunda Dijanjikan Rumah Permanen Setelah Lebaran 2020

- Senin, 23 Desember 2019 | 13:23 WIB
Suasana huntara warga korban Tsunami Banten di Kampung Tanggok, Desa Teluk, Kecamatan Labuan. (Suara.com/Saepulloh)
Suasana huntara warga korban Tsunami Banten di Kampung Tanggok, Desa Teluk, Kecamatan Labuan. (Suara.com/Saepulloh)

PANDEGLANG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 75 miliar untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) korban tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dari anggaran itu akan dibangun sekitar 709 Huntap serta membangun sarana prasarana, fasilitas umum dan fasilitas khusus. Para korban tsunami ditargetkan usai Lebaran 2020 sudah menempati tempat tersebut.

AYO BACA : Setahun Tsunami Selat Sunda, Vila di Pantai Carita Terbengkalai

"Kami juga ini segera membangun rumah untuk mereka yang aman dan nyaman. Mudah-mudahan setelah lebaran mereka sudah bisa menempati (Huntap)," kata Bupati Pandeglang Irna Narulita di Panca Niti Alun-alun Pandeglang, Senin (23/12/2019).

Hibah itu berasal Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang kini sudah nongkrong di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Bahkan ia telah menandatangani hibah tersebut.

AYO BACA : Setahun Tsunami Selat Sunda, Kunjungan Wisatawan ke Banten Saat Nataru Diprediksi Turun

Huntap itu akan di bangun tersebar di Kecamatan Carita, Labuan, Panimbang dan Sumur. Sebagai besar lahan tersebut telah dibebaskan melalui bantuan dari Pemprov Banten. Namun, ada sedikit kendala, saat pembebasan lahan yang terjadi di Kecamatan Labuan.

Lantaran belum adanya kesepakatan harga antara pemilik lahan dengan appraisal (penilaian). Irna menyarankan kepada timnya untuk mencari lokasi yang baru.

"Alhamdulillah semuanya sudah selesai. (Pemilik lahan) sudah menerima pembayaran pembebasan. Kesadaran itu saya ucapkan terimakasih kasih. Tapi yang belum itu di Labuan, saya katakan tinggalkan. Tim Appresial hanya menetapkan Rp 150 ribu, tapi maunya Rp 300 ribu, ya gak bisa, sementara yang lainnya sudah 80 persen," beber Irna.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

X