Program Pertanian Masuk Sekolah untuk Masalah Regenerasi Petani

- Sabtu, 30 November 2019 | 10:43 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo (Humas Kementan)
Mentan Syahrul Yasin Limpo (Humas Kementan)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian href="https://www.ayobandung.com/tag/ Pertanian"> Pertanian melalui  Badan Ketahanan Pangan akan menerapkan program href="https://www.ayobandung.com/tag/ Pertanian"> Pertanian Masuk Sekolah. Langkah ini untuk mengatasi masalah regenerasi petani.

Sebagai tahap awal, kegiatan href="https://www.ayobandung.com/tag/ Pertanian"> Pertanian Masuk Sekolah akan dilaksanakan di 68 sekolah pada 34 provinsi.

"Langkah fundamental ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa sektor pertanian sangat menjanjikan sebagai sebuah profesi yang bisa menjadi hobi bagi kaum urban, dan trendy sebagai gaya hidup modern," ujar Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri, Sabtu (30/11/2019).

Menurut Kuntoro, promosi dan proses edukasi ini perlu diinisiasi sejak dini melalui berbagai aktivitas pertanian berupa kurikulum kecakapan hidup atau pembelajaran ekstrakulikuler di setiap sekolah.

AYO BACA : Mentan Syahrul Ajak Masyarakat Konsumsi Buah Lokal

"Ide memasukkan pertanian sebagai muatan lokal dalam pendidikan formal sebetulnya bukan sesuatu yang baru. Toh, konsep ini sudah mulai diterapkan di sejumlah sekolah. Sebut saja sekolah alam dan program adiwiyata di sekolah perkotaan. Keduanya menggunakan pendekatan alam dalam kegiatan belajarnya," katanya.

Kuntoro mengatakan, dalam penerapan konsep, para siswa diperkenalkan berbagai jenis sayuran dan tanaman yang akan dibudidayakan.

Mereka juga dilatih cara mem-ploting lahan serta pengendalian hama dan penyakit. Selain itu, para siswa diberi penjelasan bagaimana besarnya manfaat dan nilai ekonomis hasil pertanian.

"Bahkan di beberapa sekolah para siswa diajarkan cara membuat pupuk organik dari limbah. Aktivitas dilakukan secara menyenangkan untuk memberi kecintaan siswa terhdapa kegiatan ini dengan harapan mereka mampu mereplikasinya di rumah," katanya.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Daftar Vaksin Covid-19 Online dengan PeduliLindungi

Senin, 18 Oktober 2021 | 22:00 WIB

9 Daerah Turun Status ke PPKM Level 1, Ada Bandung?

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:47 WIB

Resmi! PPKM Diperpanjang Lagi hingga 1 November 2021

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:25 WIB

Kemenag Siap Selenggarakan Haji, Ini Syaratnya

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:14 WIB
X