KPK Tetapkan Dirut PT INTI Tersangka Suap Proyek BHS

- Rabu, 2 Oktober 2019 | 20:22 WIB
Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/10/2019). (Antara)
Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/10/2019). (Antara)
<p> p><p><strong>JAKARTA, AYOBANDUNG.COMstrong>--Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://www.ayobandung.com/tag/KPK">KPKa>) resmi menetapkan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara (DMP) sebagai tersangka baru dalam pengembangan kasus suap.p> <p>Kasus yang dimaksud adalah tindak pidana korupsi suap terkait pengadaan pekerjaan "Baggage Handling System" (BHS) pada PT Angkasa Pura Propertindo yang dilaksanakan oleh PT INTI Tahun 2019.p> <p>Sebelumnya dalam kasus itu, <a href="https://www.ayobandung.com/tag/KPK">KPKa> telah terlebih dahulu menetapkan dua tersangka, yakni Direktur Keuangan<a href="https://www.ayobandung.com/tag/-PT-AP-II"> PT AP IIa> Andra Agussalam (AYA) dan staf PT INTI Taswin Nur (TSW).p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>"Dalam proses penyidikan, <a href="https://www.ayobandung.com/tag/KPK">KPKa> mencermati fakta-fakta yang berkembang di penyidikan dan menemukan dugaan keterlibatan pihak lain," ucap Juru Bicara <a href="https://www.ayobandung.com/tag/KPK">KPKa> Febri Diansyah saat jumpa pers di gedung <a href="https://www.ayobandung.com/tag/KPK">KPKa>, Jakarta, Rabu (2/10/2019).p> <p>Setelah menemukan bukti permulaan yang cukup, <a href="https://www.ayobandung.com/tag/KPK">KPKa> melakukan penyidikan baru dengan tersangka Darman Mappangara.p> <p>"Tersangka DMP selaku Direktur Utama PT INTI diduga bersama-sama TSW memberi suap kepada AYA, Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II untuk "mengawal" agar proyek Baggade Handling System &#40;BHS&#41; dikerjakan oleh PT INTI," ungkap Febri.p> <p><strong>AYO BACA : strong>p><p>Darman disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.p> <p>Perkara tersebut diawali dengan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta pada Rabu (31/7/2019) hingga Kamis (1/8/2019).p> <p>Dalam kegiatan tangkap tangan itu, <a href="https://www.ayobandung.com/tag/KPK">KPKa> mengamankan empat orang di Jakarta dengan empat tambahan orang yang diminta datang ke gedung <a href="https://www.ayobandung.com/tag/KPK">KPKa> Jakarta.p> <p>Selain itu, <a href="https://www.ayobandung.com/tag/KPK">KPKa> juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar 96.700 dolar Singapura.p> <p>Dari kegiatan tangkap tangan tersebut, kemudian <a href="https://www.ayobandung.com/tag/KPK">KPKa> menetapkan dua tersangka, yaitu Andra Agussalam dan Taswin Nur.p><p><strong>AYO BACA : strong>p>

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Berbagai Penyebab Tenaga Honorer Dihapuskan

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:51 WIB

Video Kecelakaan Maut di Balikpapan yang Viral

Jumat, 21 Januari 2022 | 11:39 WIB

Kecelakaan Maut Balikpapan, 5 Tewas, 13 Luka-luka

Jumat, 21 Januari 2022 | 11:24 WIB

Catat! Ini Lokasi Baru Street Race Polda Metro Jaya

Jumat, 21 Januari 2022 | 10:15 WIB

Arteria Dahlan Minta Maaf

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:02 WIB
X