BMKG: Pemadaman Listrik Massal Bukan Karena Gempa Banten

- Selasa, 6 Agustus 2019 | 10:42 WIB
Sejumlah pekerja beraktivitas di proyek pembangunan PLTU Suralaya Unit X di Suralaya, Cilegon, Banten, Senin (5/8/2019). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
Sejumlah pekerja beraktivitas di proyek pembangunan PLTU Suralaya Unit X di Suralaya, Cilegon, Banten, Senin (5/8/2019). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Deputi Bidang Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Muhammad Sadly menyatakan pemadaman listrik massal yang terjadi tidak ada kaitannya dengan peristiwa gempa bumi yang berpusat di selatan Banten.

Sadly mengatakan gempa Banten yang berkekuatan 6,9 skala Richter (SR) terjadi pada Jumat (2/8/2019) pukul 19.03 WIB. Sementara pemadaman listrik terjadi pada Minggu (4/8/2019) pukul 11.45 WIB.

AYO BACA : Listrik Mati, Ojol Sepi Orderan

Rentang waktu kedua kejadian tersebut terpaut cukup lama. "Jika padamnya listrik akibat gempa maka listrik padam sudah terjadi sejak Jumat (2/8) malam setelah pukul 19.03 WIB," kata dia.

Lebih lanjut, Sadly mengatakan peta tingkat guncangan gempa bumi (shake map) Banten menyebabkan guncangan terbesar terjadi di wilayah Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta dalam skala intensitas III-IV MMI. Skala itu, kata Sadly, berarti getaran gempa dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk berlalu hingga jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

AYO BACA : Bareskrim Polri Bentuk Tim Investigasi Pemadaman Listrik

Dampak gempa semacam itu, lanjut Sadly, belum mampu menimbulkan kerusakan pada struktur bangunan yang kuat. Apalagi jarak antara pusat gempa atau episenter dan lokasi PLTU Suralaya, Merak, Banten sejauh 211 kilometer sehingga percepatan getaran tanah di Suralaya nilainya sangat kecil dan tidak memungkinkan terjadinya kerusakan.

Merujuk siaran pers PT PLN Persero, Sadly mengatakan padamnya listrik di wilayah Jakarta disebabkan oleh gangguan pada gas turbin 1 sampai 6 di Suralaya. Selain itu, gangguan juga terjadi di pembangkit listrik tenaga gas turbin Cilegon, Banten.

Gangguan itu, kata dia, menyebabkan aliran listrik di Jabodetabek mengalami pemadaman. Pemadaman listrik lainnya juga termasuk di wilayah Jawa Barat karena gangguan transmisi sutet 500 kV.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

X