Ini Kondisi Terbaru Proyek Meikarta

- Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:23 WIB
Foto aerial pembangunan gedung-gedung apartemen di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa, 16 Oktober 2018. KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap izin proyek pembangunan Meikarta.( ANTARA/Hafidz Mubarak)
Foto aerial pembangunan gedung-gedung apartemen di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa, 16 Oktober 2018. KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap izin proyek pembangunan Meikarta.( ANTARA/Hafidz Mubarak)

AYO BACA : Bupati Bekasi Jadi Tersangka Suap Perizinan Meikarta

BEKASI, AYOBANDUNG.COM--Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Bekasi Neneng menjadi tersangka dugaan kasus suap izin proyek Meikarta. Nama Neneng pun dicatut setelah penahanan sejumlah bawahannya yang terlibat dalam kasus yang sama oleh KPK, Senin (15/10/2018).

Usai terbongkarnya kasus, di lokasi pembangunan Meikarta, Jalan Science Boulevard, Cikarang Selatan, tampak pagar-pagar seng sekeliling proyek dibongkar rata dengan tanah. Seorang pekerja yang enggan disebut namanya menerangkan, pembongkaran telah dilakukan sejak beberapa hari lalu.

"Udah dari kemarin-kemarin kalau bongkar seng," kata seorang pekerja, Jumat (19/10/2018).

Menurutnya, total pembongkaran seng dilakukan kurang lebih sepanjang 80 ribu meter. Mengenai maksud pembongkaran, dirinya mengatakan hal ini untuk keperluan kontruksi, yakni pembuatan taman trotoar.

"Buat taman yang biasa di pinggir trotoar," ujarnya.

Aktivitas di sekeliling proyek Meikarta tampak berjalan. Para pekerja tampak pula berlalu lalang, meskipun tidak cukup banyak terlihat.

Melansir CNBC News, Kamis (18/10), pekerjaan proyek Meikarta akan tetap berjalan meski tersangkut kasus suap Bupati Bekasi. Hal tersebut ditegaskan Kuasa Hukum PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU), Denny Indrayana. PT MSU sendiri merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk sebagai penggarap proyek Meikarta.

"Bahwa sebagaimana dapat dipahami secara hukum, dan sejalan dengan keterangan KPK, proses hukum yang saat ini berlangsung di KPK adalah hal yang terpisah dan berbeda dengan proses pembangunan yang masih berjalan di Meikarta," kata Denny.

Karena itu, lanjut Denny, PT MSU dapat meneruskan pembangunan yang telah dan masih berjalan sesuai dengan komitmen yang sudah disepakati dengan pembeli.

"Kami juga akan tetap menghormati dan terus bekerja sama dengan KPK, untuk menuntaskan proses hukum yang sekarang masih berlangsung," ujarnya.

AYO BACA : KPK: OTT di Kabupaten Bekasi terkait perizinan Meikarta

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Mentan Minta Ketangguhan Sistem Pangan Diperkuat

Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:03 WIB

Resmi, Segini Harga Tarif PCR Terbaru di Jawa-Bali

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:51 WIB
X