Ini Penghargaan Panglima TNI untuk Joni Gala, Si Pemanjat Tiang Bendera

- Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:41 WIB
Yohanis Gama Lau atau Joni Gala saat memanjat tiang bendera
Yohanis Gama Lau atau Joni Gala saat memanjat tiang bendera

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Yohanis Gama Marschal Lau atau Joni Gala, siswa SMP Negeri Silawan, Atambua, akhirnya diberi beasiswa oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto atas keberaniannya memanjat tiang bendera yang talinya putus saat upacara kemerdekaan HUT RI ke-73 di Belu, NTT.

"Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan apresiasi berupa beasswa atas keberanian dan aksi heroik Joni, sehingga bendera Merah Putih dapat dikibarkan dalam upacara tersebut," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah seperti dikutip Antara, Sabtu (18/8/2018).

Menurut dia, aksi yang dilakukan secara spontan oleh Joni pada saat pelaksanaan upacara kemerdekaan HUT RI ke-73 tahun 2018, dengan Inspektur Upacara Wakil Bupati Belu JT Ose Luan, sangat luar biasa dan dapat menggugah rasa nasionalisme warga bangsa lainnya.

"Atas aksi heroiknya, Panglima TNI mengapresiasi dengan memberikan penghargaan kepada Joni berupa beasiswa hingga lulus SMA. Setelah lulus SMA akan mendapat prioritas apabila ingin menjadi Prajurit TNI serta mengundang Joni ke acara pembukaan Asian Games ke-18 pada hari ini di Jakarta," kata Kapuspen TNI.

Jenderal bintang dua itu mengatakan bahwa saat ini masyarakat Indonesia banyak yang mengapresiasi atas sikap yang ditunjukan Joni. 

"Mereka merasa terharu, meneteskan air mata dan bangga setelah melihat video aksinya yang viral di media sosial," ucap Fadhilah. 

Dalam video yang tersebar di media sosial, aksi Joni bermula saat petugas  pengerek bendera mengalami kesulitan saat mengibarkan bendera Merah Putih karena ikatan bendera terlepas dan tersangkut diujung tiang.  

"Disaat semua orang kebingungan karena kejadian tersebut, muncul dari barisan anak berpakaian seragam SMP tanpa ada yang menyuruhnya dengan gagah berani tanpa rasa takut langsung memanjat tiang bendera," ujarnya.

Pemandangan mendebarkan pun disaksikan oleh ratusan peserta upacara. Remaja yang saat itu belum diketahui namanya pun perlahan-lahan memanjat tiang tinggi itu dan hanya membutuhkan waktu tidak sampai satu menit untuk mencapai puncak tiang serta membereskan masalah.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

X