BEI Nilai Sebaran Investasi di Jabar Timpang

- Rabu, 6 Desember 2017 | 03:46 WIB

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jika Provinsi Jawa Barat menjadi daerah dengan tingkat investasi terbesar kedua secara nasional di bawah Ibu Kota Jakarta.

Hal tersebut dapat tergambar jelas berdasarkan catatan jumlah pelaku investor di Jawa Barat yang mencapai angka 98 ribu single investor identification atau SID hingga bulan Oktober 2017 lalu.

Namun jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Jawa Barat yang mencapai 47 juta jiwa maka raihan angka tersebut masih terbilang minim.

"Terus terang tingkat pemahaman masyarakat mengenai pasar modal di Indonesia khususnya di Jawa Barat masih terbilang rendah. Terbukti dari tingkat literasi dan inklusi yang angkanya masih kecil," ujar Kepala Kantor BEI PIGP Bandung Reza Sadat Shahmeini pada AyoBandung.

Terlebih penyebaran investasi di Jawa Barat dinilai terlalu timpang dengan tingginya tingkat kesenjangan. Pasalnya investasi terpusat pada bagian barat dan Bandung Raya. 

Sehingga daerah yang tidak terjamah investasi cenderung mengalami pertumbuhan ekonomi lambat. Sebagian besar investasi direalisasikan di Bandung Raya, Bekasi, Sukabumi, Bogor dan Karawang.

Untuk itu BEI terus melakukan sosialisasi edukasi berkelanjutan melalui kegiatan sekolah pasar modal. Setidaknya hingga kini tercatat sudah 25 perguruan tinggi di Jawa Barat yang memiliki galeri investasi BEI. Bahkan diantaranya merupakan pasar modal berbasis syariah.

"Juga ada kegiatan forum calon investor serta workshop analisa fundamental dan teknikal sebagai upaya memperkenalkan dan memperdalam edukasi mengenai pasar modal kepada masyarakat," ujar Reza Sadat. 
 

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

X