Deni Rono Membunuh Pelaku Pencurian. Bisa Dihukum atau Tidak?

- Selasa, 12 September 2017 | 12:25 WIB
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Membunuh adalah jelas-jelas tindak pidana. Tapi bagaimana jika yang dibunuh adalah seorang pencuri?

Baru saja terjadi kemarin, Senin (11/9/2017). Seorang pria yang diketahui sebagai guru bela diri Merpati Putih menusuk dan menewaskan pelaku perampokan di rumahnya.

Aksi heroik itu terjadi ketika Doni Rono Dharana pulang ke rumahnya di Perumahan TNI AU Waringin Permai, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Saat melihat kondisi rumahnya dalam keadaan berantakan, ia melihat ada seseorang tak dikenal yang menggunakan penutup wajah berwarna hitam di kediamannya.

Tak ayal, Deni Rono dan si pencuri pun berkelahi. Hingga di satu titik, si pencuri mengeluarkan senjata tajam. Deni yang menyadarinya langsung merebut senjata tajam itu dan kemudian menusuk tubuh si pencuri hingga tewas.

Deni Rono telah membunuh seseorang. Jika yang dibunuhnya bukan seorang pencuri yang ingin merampok rumahnya, jelas itu masuk dalam kategori tindakan pidana. Namun, karena pembunuhan itu dilakukan atas dasar membela diri, tindakan itu tak bisa dikenakan pasal pidana.

Pasal 49 KUHP menyebutkan orang yang melakukan pembelaan darurat tidak dapat dihukum. Pasal ini mengatur alasan penghapus pidana, yaitu alasan pembenar karena perbuatan pembelaan darurat. “Ini dapat dijadikan alasan penghapus pidana,” ujar Pakar Hukum Pidana Universitas Bung Karno, Jakarta, Azmi Syahputra sebagaimana dilansir dari ANTARA pada Selasa (12/9/2017).

Kendati demikian, Azmi mengatakan jika semuanya tergantung dari hasil penyelidikan. Jika memang penyidik menemukan fakta-fakta pembelaan diri yang darurat, maka Deni Rono tak dapat dihukum.

Azmi melihat jika motif pelaku sudah memenuhi dan dilakukan dengan sengaja. Pelaku masuk ke rumah dan telah berada di kamar utama yang diduga akan mengambil barang dan menyerang, hingga membuat Deni Rono membela diri.

"Bagi pencuri yang sudah terbiasa melakukan pencurian sampai masuk ke rumah sudah tahu risiko maksimalnya jika ketahuan akan membunuh atau terbunuh apalagi sudah menyiapkan senjata tajam," katanya.

Halaman:

Editor: Asri Wuni Wulandari

Tags

Terkini

Prakerja Gelombang 23 Segera Dibuka, Cepat Buat Akun!

Senin, 24 Januari 2022 | 17:33 WIB

Resmi! Street Race Digelar di Meikarta Bekasi

Senin, 24 Januari 2022 | 10:30 WIB

Tenaga Honorer yang Dihapus Akan Jadi PNS Tahun 2023?

Senin, 24 Januari 2022 | 10:10 WIB

Inilah Website Asli Metrolagu MP3, Jangan Salah Pilih

Senin, 24 Januari 2022 | 10:00 WIB

Daftar BPJS Online Mudah Tanpa Antre

Senin, 24 Januari 2022 | 09:34 WIB

2 Pasien Omicron Meninggal Dunia Belum Suntik Vaksin

Minggu, 23 Januari 2022 | 10:26 WIB
X