Korban Helikopter Badan SAR Sudah Teridentifikasi

- Senin, 3 Juli 2017 | 11:57 WIB
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

SEMARANG, AYOBANDUNG.COM – Identitas delapan korban tewas helicopter Eurocopter AS365 Dauphin yang dimiliki Badan SAR Nasional, yang jatuh di Temanggung telah teridentifikasi secara medis.

Selanjutnya, jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Kepala Polda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono mengatakan bahwa delapan korban tewas yang terdiri dari empat anggota TNI AL dan empat sipil anggota Badan SAR Nasional. “Mereka gugur karena sedang menjalankan tugas dalam Operasi Ramadniya,” ujarnya.

Untuk selanjutnya, kata dia, petugas gabungan akan melanjutkan proses evakuasi reruntuhan helikopter itu.

Sebelumnya, kedelapan jenazah korban helikopter Eurocopter AS365 Dauphin dibuat PT Dirgantara Indonesia di bawah lisensi, yang dipesan Badan SAR Nasional, yang jatuh di Kabupaten Temanggung, dilepas dengan upacara militer di Pangkalan Udara TNI AD Ahmad Yani, di Semarang. 

Kedelapan korban itu adalah Kapten Pelaut Haryanto, Kapten Pelaut Lu Solihin, Sersan Kepala Hari Marsono, Pembantu Letnan Satu Budi Santoso, serta Maulana Affandi, Nyoto Purwanto, Budi Resti, serta Catur.

Editor: Asri Wuni Wulandari

Tags

Terkini

Kapan Kartu Prakerja Gelombang 22 Dibuka? Ini Jawabannya

Kamis, 23 September 2021 | 10:59 WIB

Jadwal Resmi Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Kamis, 23 September 2021 | 10:23 WIB

Pegawai Jiwasraya Protes Dirugikan: Cuti Tidak Dibayar

Rabu, 22 September 2021 | 22:42 WIB
X