Polda Jabar Belum Limpahkan Kasus Rizieq Shihab ke Kejaksaan

- Senin, 3 April 2017 | 17:19 WIB
Imam Besar FPI Habib Rizieq saat di Mapolda Jabar belum lama ini.(DANNY/AYOBANDUNG)
Imam Besar FPI Habib Rizieq saat di Mapolda Jabar belum lama ini.(DANNY/AYOBANDUNG)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM--Babak baru kasus dugaan pelecehan lambang negara Pancasila yang disangkakan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Shihab belum akan dimulai. Kelanjutan kasus yang yang sempat menghebohkan masih belum menemukan titik terang.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat belum melimpahkan perkara ke pihak kejaksaan. Pasalnya, sejumlah bukti pelengkap masih dikumpulkan penyidik kepolisian.

"Ini masih sedang dalam pengumpulan bukti-bukti, nanti akan kita serahkan," terang Kapolda Jabar, Inspektur Jenderal Polisi Anton Charliyan, saat melawat ke Kabupaten Bogor, Senin (3/4/2017).

Terakhir kali Rizieq menampakkan batang hidungnya di Markas Polda Jabar, pada 13 Februari lalu. Saat itu, ia memenuhi panggilan penyidik dengan status tersangka. Sedangkan status tersangka resmi disandang orang paling berkuasa di FPI ini pada 30 Januari lalu.

Kabar terakhir kasus pelecehan Pancasila, Tim Kuasa Hukum Rizieq berencana bakal mendatangkan dua pakar dan praktisi hukum nasional, mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md.

Selain kasus tersebut, Rizieq juga tersangkut beberapa kasus hukum lain, termasuk dalam perkara penyebaran konten berbau pornografi yang diduga Rizieq dan Firza Husein serta kasus ceramah Rizieq tentang uang baru berlogo palu-arit yang ditangani Polda Metro Jaya.

Kapolda menjanjikan jika Polda Jana bakal segera melengkapi berlas perkara kasus pelecehan Pancasila sehingga kasus tersebut dapat segera dilimpahkan ke pihak kejaksaan.

"Akan kita lengkapi, karena ada beberapa bukti yang cukup sulit dan tidak bisa kita sebutkan di sini secara teknis," ujar Anton.

Ditanya soal kemungkinan Polda Jabar bakal memanggil kembali Rizieq, Anton enggan memberi keterangan lebih lanjut. "Nanti itu," Anton menjawab singkat.(Hengky Sulaksono)

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Daftar Vaksin Covid-19 Online dengan PeduliLindungi

Senin, 18 Oktober 2021 | 22:00 WIB

9 Daerah Turun Status ke PPKM Level 1, Ada Bandung?

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:47 WIB

Resmi! PPKM Diperpanjang Lagi hingga 1 November 2021

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:25 WIB

Kemenag Siap Selenggarakan Haji, Ini Syaratnya

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:14 WIB
X